Onlinekoe.com, (Tanjungpinang) — Program ketahanan pangan Polsek Bukit Bestari, Polresta Tanjungpinang kembali mendapat apresiasi, kali ini dari kalangan akademisi. Kebun jagung pipil yang berada di kawasan Tanjung Siambang, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang menjadi lokasi penelitian mahasiswa Fakultas Teknik Informatika Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Jumat (5/12/2025).
Kunjungan mahasiswa tersebut dilakukan dalam rangka peninjauan langsung perkembangan kebun jagung pipil yang dinilai berhasil dalam proses pertumbuhan dan pengelolaannya. Tidak hanya melakukan observasi, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari penyusunan skripsi akhir yang berfokus pada pembuatan alat ukur kelembapan tanah berbasis teknologi otomatis, yang kelak akan diimplementasikan langsung di kebun ketahanan pangan tersebut.
Kapolsek Bukit Bestari AKP Suardi, S.E., M.H., turun langsung mendampingi para mahasiswa bersama personel Polsek. Ia menyampaikan apresiasi atas gagasan dan kerja nyata mahasiswa dalam memadukan teknologi dengan budidaya pertanian.
“Kami sangat mengapresiasi penelitian ini. Selain menambah wawasan mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi tentang teknik bercocok tanam yang baik, khususnya budidaya jagung pipil. Harapannya, inovasi alat ukur yang sedang dikembangkan dapat membantu para petani dalam pengelolaan lahan secara lebih modern dan efisien,” ujar AKP Suardi.
Ketua tim penelitian, Andi Sarippudin, menjelaskan bahwa kunjungan ini memberi wawasan mendalam tentang tahapan pertumbuhan jagung mulai dari pengolahan lahan, pembibitan, hingga proses pemanenan. Ia menambahkan bahwa penelitian lanjutan akan dilakukan dalam waktu dekat untuk mengaplikasikan alat ukur kelembapan tanah di lokasi kebun.
“Alat yang kami kembangkan ini bekerja secara otomatis dengan sensor yang ditanam di sekitar tanaman jagung. Data kelembapan tanah dapat dipantau setiap saat melalui perangkat telepon seluler berbasis Android. Selain itu, alat ini juga mampu mendeteksi kadar pH dan tingkat kesuburan tanah, sehingga sangat membantu petani dalam mengambil langkah cepat dan tepat terkait kondisi lahan,” jelasnya.
Kolaborasi antara Polsek Bukit Bestari dan mahasiswa UMRAH ini menjadi langkah konkret dalam mendorong modernisasi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan lokal. Sinergi antara teknologi dan budidaya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan petani di Kota Tanjungpinang.
(*/Polsek Bukit Bestari)
Editor : Anwar







