Beranda Kepulauan Riau Pemprov Kepri Siapkan Ratusan Ribu Hektare Laut Jadi Kawasan Konservasi

Pemprov Kepri Siapkan Ratusan Ribu Hektare Laut Jadi Kawasan Konservasi

Onlinekoe.com, (Tanjungpinang) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) terus memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian ekosistem laut dengan menyiapkan ratusan ribu hektare wilayah perairan untuk dijadikan kawasan konservasi laut. Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan di wilayah kepulauan yang memiliki potensi kelautan sangat besar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau, Said Sudrajat Mazlan, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sejumlah lokasi yang sedang dalam proses pengusulan dan penetapan sebagai kawasan konservasi laut. Penetapan tersebut dilakukan secara bertahap dan melalui perencanaan yang matang.

“Untuk Kabupaten Lingga dan Kota Batam saat ini masih dalam proses pengusulan. Sementara untuk wilayah Tambelan, statusnya sudah ditetapkan sebagai kawasan konservasi laut,” ujar Said, Selasa (27/1/2026).

Said menjelaskan, luas wilayah perairan yang diusulkan sebagai kawasan konservasi di Kabupaten Lingga mencapai sekitar 100 ribu hektare. Adapun di Kota Batam, kawasan laut yang diusulkan memiliki luasan sekitar 60 ribu hektare. Jika seluruh usulan tersebut terealisasi, maka total kawasan konservasi laut di Kepri akan mencapai ratusan ribu hektare.

Menurutnya, penetapan kawasan konservasi laut memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Dengan pengelolaan yang tepat, kawasan tersebut akan menjadi habitat yang aman bagi berbagai biota laut serta mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan.

“Dengan adanya kawasan konservasi laut, ekosistem perairan bisa terjaga lebih baik. Ini tentu berdampak langsung pada keberlanjutan sumber daya laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir,” jelasnya.

Lebih jauh, Said menilai keberadaan kawasan konservasi juga akan memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata. Saat ini, tren wisata berbasis lingkungan dan konservasi semakin diminati, sehingga Kepri memiliki peluang besar untuk mengembangkan wisata bahari yang berkelanjutan.

“Wilayah konservasi laut justru menambah daya tarik wisata, karena minat wisatawan sekarang sudah mengarah pada wisata yang berbasis lingkungan,” ujarnya.

Selain mendukung pariwisata, kawasan konservasi laut diharapkan menjadi lokasi perkembangbiakan ikan dan biota laut lainnya. Dengan demikian, ketersediaan stok ikan dapat terjaga dalam jangka panjang dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi nelayan.

“Kita bisa melihat contoh seperti Raja Ampat. Kawasan konservasi di sana terbukti mampu memberikan nilai ekologis sekaligus nilai ekonomis bagi masyarakat,” pungkas Said. (***)

Editor: Anwar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini