Beranda Kepulauan Riau Bintan Bupati Bintan Tegaskan Dukungan Penuh Pembentukan Kampung Donor Darah di Toapaya Selatan

Bupati Bintan Tegaskan Dukungan Penuh Pembentukan Kampung Donor Darah di Toapaya Selatan

Onlinekoe.com, (Bintan) — Pemerintah Kabupaten Bintan menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Kampung Donor Darah di Desa Toapaya Selatan sebagai langkah strategis memperkuat gerakan kemanusiaan berbasis masyarakat. Program ini digagas oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bintan dan dirangkai dengan kegiatan senam bersama serta sosialisasi donor darah, Kamis (29/1/2026), bertempat di Kantor Desa Toapaya Selatan.

Bupati Bintan Roby Kurniawan, S.P.W.K, dalam sambutannya menegaskan bahwa Kampung Donor Darah bukanlah sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah gerakan kemanusiaan yang berakar kuat pada nilai-nilai luhur masyarakat Melayu, seperti gotong royong, tolong-menolong, dan kepedulian sosial.

“Kampung Donor Darah bukan hanya program, tetapi gerakan kemanusiaan. Ketika ada yang membutuhkan darah, masyarakat sudah siap membantu tanpa menunggu dan tanpa pamrih,” ujar Roby Kurniawan.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bintan menyambut baik sekaligus mendukung penuh inovasi yang diinisiasi PMI Kabupaten Bintan tersebut. Menurutnya, kekuatan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari tingkat kepedulian dan solidaritas sosial masyarakatnya.

Sebelum acara utama, masyarakat terlebih dahulu mengikuti kegiatan senam bersama sebagai upaya membangun pola hidup sehat. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sosialisasi donor darah yang bertujuan memberikan pemahaman bahwa donor darah aman bagi kesehatan, bermanfaat secara medis, serta memiliki nilai ibadah dan kemanusiaan yang tinggi.

“Hari ini kita tidak hanya membentuk Kampung Donor Darah, tetapi juga membangun budaya donor darah. Budaya untuk saling menjaga, saling menguatkan, dan saling menyelamatkan,” tambah Bupati.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, menyampaikan bahwa pembentukan Kampung Donor Darah merupakan inovasi PMI dalam menjawab tantangan ketersediaan darah yang aman dan berkelanjutan di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa kebutuhan darah bersifat kontinu, sementara stok darah kerap belum mencukupi saat dibutuhkan secara mendesak.

“Darah tidak dapat dibuat dan tidak dapat dibeli. Darah hanya bisa diperoleh dari kerelaan dan kepedulian sesama manusia. Karena itu, PMI Kabupaten Bintan membentuk Kampung Donor Darah agar masyarakat siap membantu kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.

Hafizha juga mengungkapkan bahwa sebelumnya Kampung Donor Darah telah lebih dulu dibentuk di Desa Sri Bintan pada tahun 2025. Dengan dikukuhkannya Kampung Donor Darah Desa Toapaya Selatan, kini telah terdapat dua desa di Kabupaten Bintan yang secara aktif berkontribusi dalam gerakan donor darah berbasis masyarakat.

Ia menambahkan, Kampung Donor Darah bertujuan menumbuhkan budaya donor darah yang rutin, sukarela, dan berkelanjutan, dimulai dari tingkat desa. Menurutnya, Desa Toapaya Selatan memiliki potensi besar karena masyarakatnya dikenal kompak, aktif, serta menjunjung tinggi nilai gotong royong.

“Keberhasilan Kampung Donor Darah sangat ditentukan oleh dukungan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan partisipasi aktif warga. Harapannya, akan terbentuk pendonor tetap yang terdata dengan baik sehingga saat kebutuhan darah meningkat, masyarakat sudah siap dan tidak tergesa-gesa,” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut, turut dilakukan pengukuhan sebanyak 30 orang pengurus dan anggota Kampung Donor Darah Desa Toapaya Selatan, yang secara langsung dikukuhkan oleh Ketua PMI Kabupaten Bintan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung ketersediaan darah yang aman dan berkelanjutan di Kabupaten Bintan. (***)

Editor: Anwar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini