
Onlinekoe.com, (BATAM) — Pemerintah resmi menetapkan tiga hari berkabung nasional pada 2–4 Maret 2026 menyusul wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno. Di Batam, Wali Kota Amsakar Achmad langsung menginstruksikan pengibaran bendera Merah Putih setengah tiang sebagai bentuk penghormatan negara kepada almarhum.
BATAM – Instruksi Resmi Berlaku 2–4 Maret 2026
Keputusan berkabung nasional ditindaklanjuti Pemerintah Kota Batam dengan imbauan resmi kepada seluruh instansi pemerintah, lembaga pendidikan, kantor swasta, serta masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari penuh.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Sekretaris Negara terkait penghormatan atas wafatnya Try Sutrisno, tokoh militer dan negarawan yang pernah menjabat Wakil Presiden RI periode 1993–1998.
Pernyataan Resmi Wali Kota Batam
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya tokoh nasional tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Batam dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan duka cita mendalam. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga diberikan ketabahan,” ujar Amsakar, Senin (2/3/2026).
Ia menegaskan, pengibaran bendera setengah tiang bukan sekadar simbol, melainkan bentuk penghormatan negara terhadap dedikasi panjang almarhum dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas bangsa.
Rekam Jejak Singkat Try Sutrisno
Try Sutrisno dikenal sebagai perwira tinggi TNI yang meniti karier militer hingga pangkat Jenderal TNI sebelum menjabat Wakil Presiden RI. Masa kepemimpinannya menjadi bagian dari sejarah penting perjalanan politik nasional era 1990-an.
Dedikasinya di bidang pertahanan dan pemerintahan dinilai memberi kontribusi signifikan bagi bangsa.
Pengibaran bendera setengah tiang berlaku untuk:
— Kantor pemerintahan daerah
— Instansi vertikal
— Sekolah dan perguruan tinggi
— Perkantoran swasta
— Masyarakat umum
Pelaksanaan dimulai sejak 2 Maret 2026 hingga 4 Maret 2026.
Momentum Nasional
Penetapan Hari Berkabung Nasional menjadi momen refleksi kebangsaan. Negara memberi penghormatan, daerah melaksanakan, masyarakat mengenang.
Di Batam, imbauan ini disampaikan secara luas agar seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi sebagai bentuk solidaritas nasional. (***)
Editor: Anwar






