Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang Safari Ramadan di Masjid Nurul Iman, Kakanmenag Tanjungpinang Ingatkan Bahaya Judi Online...

Safari Ramadan di Masjid Nurul Iman, Kakanmenag Tanjungpinang Ingatkan Bahaya Judi Online di Tengah Masyarakat

Safari Ramadan Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah, S.H didampingi Sekdko Zulhidayat, S.Hut bersama jajaran Pemerintah Kota Tanjungpinang foto bersama usai Sholat Tarawih di Masjid Nurul Iman Km 8, Jalan RH Fisabilillah, Sabtu (14/3/2026). 

Onlinekoe.com, (TANJUNGPINANG) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Kota Tanjungpinang, Arizal, mengingatkan masyarakat tentang bahaya judi online yang semakin marak di tengah kehidupan sosial saat memberikan tausyiah dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 H Pemerintah Kota Tanjungpinang di Masjid Nurul Iman Km 8, Jalan RH Fisabilillah, Sabtu (14/3/2026).

Dalam ceramahnya, Arizal menegaskan bahwa praktik judi, baik konvensional maupun digital, dapat merusak kehidupan seseorang hingga membuat pelakunya kehilangan kendali diri dan mempertaruhkan banyak hal.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga dihadiri Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah, S.H didampingi Sekdko Zulhidayat, S.Hut bersama jajaran Pemerintah Kota Tanjungpinang, tokoh agama, tokoh masyarakat serta masyarakat setempat yang memadati masjid Nurul Iman untuk mengikuti rangkaian ibadah dan tausyiah.

Ingatkan Bahaya Judi Online di Tengah Masyarakat

Dalam tausyiahnya, Arizal menekankan bahwa judi merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan baik oleh agama maupun oleh hukum negara. Ia menyoroti fenomena judi online yang kini semakin mudah diakses oleh masyarakat melalui perangkat digital.

Menurutnya, praktik judi dapat menjerumuskan seseorang hingga lupa diri dan mempertaruhkan berbagai aspek kehidupan, mulai dari ekonomi keluarga hingga keharmonisan rumah tangga.

“Secara garis besar judi sesuai dengan undang-undang tidak dibenarkan oleh negara. Judi online yang banyak dipraktikkan saat ini, baik judi tradisional maupun judi kekinian, merupakan perbuatan setan yang harus dijauhi,” tegas Arizal di hadapan jamaah.

Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum memperkuat iman serta menjauhi segala bentuk perbuatan yang merusak moral dan kehidupan sosial.

Perbedaan Awal Ramadan Tidak Kurangi Semangat Ibadah

Dalam kesempatan tersebut, Arizal juga menyinggung perbedaan penentuan awal Ramadan yang kerap terjadi di tengah umat Islam. Menurutnya, perbedaan tersebut seharusnya tidak menjadi alasan untuk mengurangi semangat dalam beribadah.

Ia menekankan bahwa esensi Ramadan adalah meningkatkan ketakwaan serta memperbanyak amal ibadah. “Walaupun ada perbedaan di bulan Ramadan, jangan sampai menyurutkan semangat kita dalam beribadah,” ujarnya.

Ramadan Memasuki Malam Ke-25

Arizal juga mengingatkan bahwa umat Islam kini telah memasuki malam ke-25 Ramadan, yang berarti bulan penuh berkah tersebut akan segera berakhir. Oleh karena itu, ia mengajak umat Islam untuk memanfaatkan sisa waktu Ramadan dengan memperbanyak ibadah, sedekah, dan amal kebaikan lainnya.

Menurutnya, sepuluh malam terakhir Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, termasuk mencari malam Lailatul Qadar yang penuh keberkahan.

Safari Ramadan Perkuat Silaturahmi Pemerintah dan Masyarakat

Safari Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Tanjungpinang menjadi agenda rutin tahunan untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Selain diisi dengan tausyiah keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi, meningkatkan ukhuwah Islamiyah, serta mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga nilai-nilai moral dan spiritual di tengah perkembangan zaman.

Dengan pesan yang disampaikan dalam Safari Ramadan tersebut, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya judi online serta lebih fokus meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadan. (Anwar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini