
BATAM, Onlinekoe.com – Partai Demokrat Batam menggelar aksi bersih-bersih lingkungan secara besar-besaran di Simpang Perumahan Yafindo, Kecamatan Sagulung, Jumat (10/7/2026), sebagai rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat ke-25. Kegiatan yang melibatkan sekitar 300 peserta itu menjadi bukti nyata komitmen Demokrat dalam mendukung penanganan persoalan sampah di Kota Batam sekaligus mengajak masyarakat membangun budaya hidup bersih.
Aksi gotong royong tersebut melibatkan kader Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Batam, pengurus PAC Demokrat Sagulung, masyarakat, organisasi kepemudaan Pemuda Pancasila, hingga unsur Pemerintah Kota Batam. Mereka bersama-sama membersihkan tumpukan sampah, memangkas ilalang, serta mengangkat endapan yang menyumbat saluran drainase agar lingkungan kembali sehat, bersih, dan bebas dari potensi banjir.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Batam, Sahat Parulian Tambunan, S.E mengatakan kegiatan itu merupakan implementasi langsung instruksi Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melalui Program Gerakan Asri yang mengusung semangat Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Menurut Sahat, gerakan tersebut juga sejalan dengan program nasional Presiden Prabowo Subianto yang mendorong terciptanya lingkungan bersih dan sehat melalui keterlibatan aktif masyarakat.
“Hari ini adalah bukti konkret kami dari Partai Demokrat DPC Kota Batam melakukan gerakan bersih-bersih. Kami ingin Kota Batam, khususnya di Sagulung, bisa bersih dari sampah agar lingkungan menjadi sehat, nyaman, dan indah,” ujar Sahat.
Ia menegaskan persoalan sampah tidak mungkin hanya diselesaikan pemerintah. Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan pengelolaan lingkungan.
Menurutnya, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya harus dimulai dari keluarga, lingkungan permukiman, hingga komunitas masyarakat agar Batam menjadi kota yang lebih bersih dan layak huni.
Dalam kesempatan itu, Sahat juga menyoroti langkah DPRD Kota Batam yang sedang membahas revisi Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah.
Ia berharap regulasi baru nantinya mampu memperkuat sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh, termasuk mendorong pembentukan bank-bank sampah di setiap kawasan permukiman sehingga sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Riau, Remon, menjelaskan kegiatan bertajuk Gerakan Langit Biru merupakan agenda nasional yang dilaksanakan secara serentak oleh Partai Demokrat di seluruh Indonesia menjelang HUT ke-25 yang diperingati pada 9 September 2026.
Khusus di Kepulauan Riau, kata Remon, aksi bersih lingkungan akan berlangsung selama dua bulan secara bergilir di seluruh kabupaten dan kota, mulai dari Bintan, Tanjungpinang, Natuna, Anambas, hingga ditutup kembali di Kota Batam bertepatan dengan puncak peringatan HUT Partai Demokrat.
Menurutnya, kawasan Simpang Perumahan Yafindo dipilih karena kondisi drainase dipenuhi sampah dan semak belukar yang berpotensi menghambat aliran air saat hujan.
Bersama Satuan Laskar Langit Biru, pembersihan difokuskan pada saluran air dan titik-titik penumpukan sampah sebagai langkah preventif mencegah genangan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Sampah ini menjadi keresahan kita bersama. Masyarakat tentu ingin hidup nyaman dan bebas dari sampah. Karena itu kita harus memulainya bersama-sama. Demokrat hadir untuk mengajak masyarakat hidup lebih asri,” kata Remon.
Melalui Gerakan Asri dan Gerakan Langit Biru, Partai Demokrat berharap semangat gotong royong menjaga lingkungan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial menjelang hari ulang tahun partai, melainkan menjadi gerakan sosial yang terus tumbuh di tengah masyarakat demi mewujudkan Batam yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (***)
Editor: Anwar






