
JAMBI, Onlinekoe.com — Laporan Kepolisian terkait kasus penculikan dan penyanderaan warga Pematang Lumut bernama Zebri terus memasuki babak babak baru dari proses hukum baik ditingkat Sidik dan Lidik di Polda Jambi Selasa,21 Juni 2026.
Kepolisian terus bekerja secara profesional dan Integritas tertinggi dalam setiap kebijakan atas kepastian hukum yang dituntut pelapor. Terbukti dengan dikeluarkannya Daftar Pencarian Orang (DPO_red) atas nama pelaku eksekusi dilapangan bernama Jhon Heri yang notabene adalah anggota LSM Brantas pimpinan Amri Kusuma sekaligus gembong mafia narkoba.
Zebri selaku korban memohon keadilan terhadap perkara yang sudah dilaporkannya tersebut di Polda Jambi. “Saya apresiasi langkah cepat dan tegas dari kepolisian atas status DPO Jhon Heri,semoga kepolisian Polda Jambi juga menelusuri otak pelaku eksekusi saya dibalik layar”. Tutur Zebri pada media.
“sudah jelas suara Sekjen LSM Brantas Amri Kusuma yang ditelpon oleh Jhon Heri meminta arahan “arahan bagaimana “Sekjen”?nak kito apoan lah budak ko?”(apa yang harus kami lakukan terhadap zebri ini?) yang disambut dengan jawaban dari Amri Kusuma dengan kata kata “..kalo ndak sanggup kalian kasehkan sajo pado orang jambi !(kalau ngak sanggup kalian (eksekusi/bunuh_red) kasihkan saja sama orang Jambi !)” Jelas Zebri mengulangi statemantnya dengan nada geram.
Saat di pertanyakan hal ini oleh rekan media lainnya justru Amri Kusuma menghubungi pihak Fahmi dengan nomor whatsapp +62 838-9931-7637 dengan kata kata kasar dan maki makian “sampai sekarang aku masih bebaslah..kau bilang kepolisian mau gerebek rumah aku,siapo yang berani gerebek rumah aku?” Ujar suara Amri Kusuma yang menantang pihak kepolisian tak akan berani buat gerebek rumah Amri Kusuma.
Saat ditanya tentang keterlibatan dengan Jhon Heri yang sudah Status DPO dari Kepolisian Amri Kusuma menjawab “jhon ada lah di rumahnya..ketemulah sama polisi tapi tak ada ditangkap..” Ujar Amri Kusuma tertawa sambil mengucapkan dpo..dpo..dpo..hahahahahaha..
Amri menantang Polda Jambi dengan mengatakan “Kau suruhlah sekarang ini orang Polda itu tangkap Jhon ada lah di Pematang Lumut ini,tangkaplah !!”
Fahmi dari Fast Respon Indonesia Center meminta ketegasan aparatur penegak hukum untuk menuntaskan jaringan Mafia Narkoba ini secepatnya “Dengan statemant Amri Kusuma yang dengan lantang meremehkan status DPO kepolisian dan keterlibatannya bersama Gembong Narkoba Jhon Heri untuk itu kami memohon dengan segala hormat untuk Polda Jambi agar secepatnya menuntaskan perkara ini” Tutup Fahmi dari Fast Respon Indonesia Center Counter Opinion Polri. (***)
Editor: Anwar






