Karimun – Sebuah organisasi tidak selalu dinilai dari seberapa lama ia berdiri, seberapa besar namanya dikenal, atau seberapa banyak anggotanya. Terkadang, jati diri sebuah organisasi justru terlihat dari satu hal sederhana: seberapa jauh ia mau hadir ketika masyarakat membutuhkan.
Hal itulah yang coba ditunjukkan Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (DPC IPJI) Kabupaten Karimun. Minggu (16/08/26).
Sebagai organisasi yang relatif baru berdiri di Kabupaten Karimun, IPJI tidak ingin keberadaannya hanya dikenal melalui aktivitas jurnalistik dan pemberitaan. Di tengah perjalanan membangun organisasi, para pengurus dan anggota memilih untuk menempatkan kepedulian sosial sebagai bagian dari langkah nyata mereka.
Melalui kegiatan sosial, DPC IPJI Karimun turun langsung menyambangi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan diberikan kepada mereka yang berada dalam kondisi kurang mampu, termasuk kaum lanjut usia, fakir miskin, serta masyarakat yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan.
Tidak ada panggung besar. Tidak ada kemewahan.
Yang terlihat justru kesederhanaan—sebuah tangan yang menyerahkan bantuan dan sebuah hati yang berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban kehidupan penerimanya.
Bagi IPJI Karimun, mungkin apa yang dilakukan hari ini belumlah besar. Namun dari langkah kecil itulah sebuah organisasi sedang menunjukkan siapa dirinya.
Ketua DPC IPJI Kabupaten Karimun, Jaya Sainofi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran serta anggota yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk bersama-sama menjalankan kegiatan tersebut.
“Perjuangan tidak selalu tentang siapa yang paling terlihat, tetapi tentang siapa yang tetap hadir ketika dibutuhkan,” ujar Jaya.
Menurutnya, kebersamaan dan kepedulian yang dibangun sejak awal merupakan modal penting bagi perjalanan IPJI Karimun ke depan. Organisasi tidak cukup hanya memiliki nama dan struktur, tetapi harus mampu memberikan arti di tengah masyarakat.
“Apa yang kita lakukan hari ini mungkin sederhana, tetapi setiap langkah dan pengorbanan kita adalah bagian dari perjalanan besar organisasi ke depan,” katanya.
Jaya juga mengajak seluruh keluarga besar DPC IPJI Kabupaten Karimun untuk terus menjaga semangat gotong royong, soliditas dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Hari ini kita berjuang bersama, esok kita tumbuh bersama. Karena kekuatan organisasi bukan hanya pada nama besarnya, tetapi pada kesetiaan dan perjuangan orang-orang di dalamnya,” tuturnya.
Ia berharap kehadiran IPJI di Kabupaten Karimun ke depan tidak hanya dikenal sebagai organisasi yang bergerak di bidang jurnalistik, tetapi juga sebagai organisasi yang memiliki kepekaan terhadap persoalan sosial dan dekat dengan masyarakat.
Sebab pada akhirnya, organisasi yang besar bukan hanya organisasi yang banyak dikenal, tetapi organisasi yang keberadaannya benar-benar dirasakan.
IPJI Karimun mungkin masih dalam tahap membangun langkah pertamanya.
Namun satu hal sedang mereka tunjukkan:
untuk peduli kepada sesama, tidak perlu menunggu menjadi besar.
Dari kepedulian yang sederhana, IPJI Karimun sedang membangun jati dirinya—hadir, bergerak, dan memberi arti bagi masyarakat. *(Red)*







