Onlinekoe.com, Idi – Bupati Aceh Timur H. Hasballah M Thaib melalui Asisten II Usman A. Rachman membuka Sosialisasi Stunting yang membuat pertumbuhan anak-anak terganggu hingga harus ditangani secara serius. Kegiatan yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Timur di pusatkan di Aula Rumah Sakit Graha Bunda, Idi. Senin (8/7/2019)
Dosen Poltekkes Provinsi Aceh Alfriedyah SKM, MM.Kes sebagai narasumber pada sosialisasi ini menjelaskan, bahwa penyakit Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak balita yang disebabkan akibat kekurangan gizi kronis.”Akibatnya bisa menimbulkan anak terlalu pendek pada usianya. Hingga mengakibatkan gagal tumbuh dalam jangka panjang dan berdampak pada penurunan tingkat kecerdasan anak yang akan berlanjut hingga usia dewasa.” ujar Alfriedyah.
Dijelaskan. Melalui program perbaikan gizi ibu dan anak kita harus melaksanakan pendekatan dengan perbaikan gizi sensitif melalui ketersediaan air bersih, ketahanan pangan, KB, jaminan kesehatan masyarakat dalam pengentasan kemiskinan serta perbaikan gizi spesifik yakni perbaikan gizi pada remaja puteri (usia reproduktif), ibu hamil dan persalinan, ibu menyusui di mulai dari bayi 0-23 bulan.
“Bagi para Kepala Puskesmas dan para petugas agar mensosialisasikan stunting kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melaui spanduk, agar masyarakat memahami nya.”terang dosen yang satu ini.
Sementara Asisten II Aceh Timur Usman A. Rachman saat membuka kegiatan tersebut juga menerangkan bahwa Stunting mengakibatkan balita rentan terserang penyakit, menurunkan produktivitas serta dalam jangka panjang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan.
Selain itu, Yusmiadi, SE, yang akrab disapa Abu Yus, Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar (TA.PSD) yang juga sebagai Koordinator Tenaga Ahli P3MD Aceh Timur mengatakan. Pendamping P3MD juga bagian dari unsur pencegahan Stunting.”Pendamping Desa (PD) terus mengadvokasi agar bisa menganggar kan Dana Desa lebih besar untuk bidang kesehatan agar pencegahan Stunting dapat dengan mudah kita lakukan.
Sesuai dengan Permendes dan PDTT RI, Nomor, 16 tahun, 2018, tentang prioritas penggunaan Dana Desa untuk Pelayanan Sosial Dasar,” ujar Abu Yus kepada media ini saat ditemui.
Abu Yus juga menambah kan.”Dalam waktu dekat ini P3MD bersama Tim Inovasi Kabupaten Aceh Timur akan melaksanakan Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia yang diikuti oleh KPM dan Aparatur Gampong serta
PD PLD diseluruh Aceh Timur yang berjumlah hampir 1.300 peserta yang akan kita lakukan di kecamatan masing- masing”. pungkasnya. (Azhar)







