Onlinekoe.com, MESUJI – Untuk mengimbangi stigma buruk Kabupaten Mesuji dengan kerusuhan dan penuh persoalan, komponen masyarakat hendaknya juga ikut mengimbangangi melalui kegiatan-kegiatan positif, salah satunya dengan menulis.
Hal ini disampaikan novelis Mesuji, Fajar Mesaz, dalam Seminar Literasi yang diadakan SMA Negeri 1 Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji.
Dalam kesempatan itu, Devisi Bidang Novel Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS ini juga mengajak semua perserta yang hadir untuk menyampaikan sisi positif itu melalui berbagai media.
“Kita bisa mengabarkannya melalui medsos atau lainnya baik berupa cerpen, esai, novel, atau opini. Tulis apa saja, sebisa kita, dengan pesan bahwa, kita di sini baik-baik saja dan tidak anarkis,” ukar Fajar.
Hal senada juga dikatakan Pengawas SMA Regional V Kabupaten Mesuji, Drs. Elfaizi. Dia mengatakan, agar kegiatan semacam ini dapat dilestarikan dan ditindaklanjuti.
“Ini kegiatan positif. Saya berharap seminar kepenulisan semacam ini dapat ditindaklanjuti sebagai bagia dari progam kegiatan di sekolah,” tegas mantan Kepala SMA Negeri Way Serdang dalam pembukaanya.
Sementara itu Kepala SMA Negeri Simpang 1 Pematang, Drs. Darno, menyatakan keseriusannya untuk menjadikan kegiatan literasi sekola bukan hanya sekadar serimonial semata.
“Ke depan kita akan mengagendakan kegiatan-kegiatan lomba litarasi yang melibatkan guru dan anak-anak secara langsung sehingga dapat diterbitkan menjadi buku antalogi bersama,” tegasnya.
Acara bertajuk Literasi Sekolah ini dihadiri para guru dan siwa dalam lingkup Simpang Pematang dan sekitarnya.
Selain menghadirkan Fajar Mesaz, pembicara dalam bidang puisi di isi oleh Penggiat Komunitas Rewang Seni Mesuji, Marta Dinata, S.Pd. (*)







