Beranda Bogor Kapolres Bogor Minta Maaf, Video Polemik Uang Damai dari Pelanggar Lalin Viral

Kapolres Bogor Minta Maaf, Video Polemik Uang Damai dari Pelanggar Lalin Viral

Onlinekoe.com | Bogor — Video anggota polisi yang menerima sejumlah uang ‘damai’ saat menilang pemobil di Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) viral di media sosial.

Anggota polisi itu diketahui bertugas di Polsek Cijeruk Polres Bogor Polda Jawa Barat (Jabar).

Mengetahui video anggotanya yang bertugas di Polsek Cijeruk viral, Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin menyampaikan permintaan maaf.

“Kami juga minta maaf kepada masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Bogor apabila pelayanan yang dilakukan Polres Bogor belum maksimal,” ujar Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin kepada wartawan, Kamis (29/9/2022).

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, akan terus memperbaiki pelayanan anggotanya kepada masyarakat.

Iman turut meminta masyarakat apabila melihat anggotanya yang melakukan pelanggaran, untuk segera dilaporkan.

“Bantu kami juga, apabila menemukan anggota-anggota kami yang melakukan pelanggaran, informasikan kepada kami. Supaya kami juga bisa segera mengambil tindakan terhadap anggota kami yang melakukan pelanggaran,” ujar Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin lagi.

Diketahui, Seksi Propam (Si Propam) Polres Bogor langsung turun tangan untuk menyelidiki video viral anggota polisi yang marah-marah saat menilang pemobil di Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi).

Setelah diperiksa dan diselidiki oleh Si Propam, diketahui anggota berinisial EF yang bertugas di Polsek Cijeruk tersebut menerima sejumlah uang dari pemobil yang ditilang.

“Dengan alasan titip sidang, yang bersangkutan menerima uang (dari pemobil),” ungkap Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin, kepada wartawan, Kamis (29/09/2022).

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, mulanya saat ditilang, pemobil menawari EF ‘berdamai.’ EF awalnya sempat menolak tawaran pemobil tersebut, hingga akhirnya dia menerimanya.

“Memang yang terjadi adalah ketika si pengendara melalukan pelanggaran lalin, kemudian pada saat mau dilakukan penilangan, si pengendara meminta untuk ‘damai’ dalam tanda negatif. Kemudian sempat ditolak juga,” papar Kapolres Bogor AKBP Iman Imannudin.

(Alex/Win’s)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini