Onlinekoe.com | Kegiatan bersih-bersih ini akan kita lakukan di semua tempat di kabupaten way kanan, untuk mengembalikan aliran sungai dan melestarikan alam.
Demikian ditegaskan oleh Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya disela – sela kesibukannya dalam kegiatan gotong royong membersihkan aliran Sungai Asun yang terletak di Kampung Lembasung Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan, Jum’at (4/11).
Ditambahkan oleh Adipati, memasuki musim penghujan ini, tentunya Pemkab Way Kanan dan jajarannya baik dari tingkat kecamatan dan kampung, harus bersiaga dan mengantisipasi munculnya berbagai bencana, baik bencana banjir, tanah longsor dan puting beliung.
“Di musim ekstrim seperti saat ini, menuntut baik Pemkab maupun masyarakat untuk mewaspadai terjadinya bencana alam yang tidak terduga,” kata Adipati.
Terlebih untuk bencana banjir, maka lanjut Adipati, untuk saat ini memprioritaskan pembersihan di aliran sungai, dari sampah keluarga dan lainnya, sehingga bila hujan turun aliran sungai tersebut telah terbebas dari sampah, dampaknya tidak menyebabkan kebanjiran.
Kepala Kampung, M. Helmi Ibrahim dalam kesempatan tersebut menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan agar masyarakat sadar diri tidak buang sampah lagi di bantaran sungai, untuk menghindari bencana banjir dan longsor, ini salah satu sumber air yang mengaliri 87 hektar sawah, yang ada di kampung Lembasung.
Helmi juga berharap, kedepannya hendaknya dapat membuat normalisasi Bronjong untuk menahan air, supaya sungai Asun bermanfaat sampai anak cucu dan sepanjang sungai dapat menjadi taman wisata bermain dan berdagang untuk meningkatkan SDM masyarakat.
(bung puting)







