Beranda Sumatera Barat Pasaman Benny Utama : Program Merdeka Belajar, Selaras Cita-cita Ki Hajar Dewantara

Benny Utama : Program Merdeka Belajar, Selaras Cita-cita Ki Hajar Dewantara

Pasaman – Bupati Pasaman Benny Utama Pimpin Upacara Bendera Dalam Rangka Memperingati Hari Otonomi Daerah XXVII dan Hari Pendidikan Nasional 2023.

Turut hadiri pada kegiatan tersebut Bupati Pasaman H. Benny Utama, wakil Bupati Sabar A.S, Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) kabupaten Pasaman, Kepala kantor kementerian agama Pasaman, Sekda Pasaman Mara Ondak, Ketua TP PKK Pasaman Ny. Susi Beny Utama, Ketua GOW, Ketua Dharma wanita persatuan, kepala instansi vertikal, BUMN, Kepala OPD, Pimpinanan BUMD, camat dan wali nagari se- Pasaman serta pimpinan perguruan tinggi dan kepala sekolah se-Pasaman-

Bupati Pasaman H. Benny Utama dalam sambutanya menyebutkan, momen peringatan hari Otonomi daerah merupakan pengakuan pemerintah pusat terhadap kemandirian daerah guna meningkatkan layanan kepada masyarakat serta meningkatkan daya saing daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan daerah dalam mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pidatonya, ia menyampaikan bahwa dalam kurun waktu selama 27 tahun perjalanan otonomi daerah, telah banyak inovasi yang telah dilakukan untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat. Inovasi ini tidak hanya menjadi solusi berbagai persoalan di daerah tetapi juga menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing bangsa di dunia.

Lanjutnya, salah satunya adalah inovasi di bidang pendidikan yaitu program merdeka belajar, dengan adanya program ini semakin dekat dengan cita-cita Ki Hajar Dewantara.

“Program merdeka belajar tersebut telah mampu membuat peserta didik belajar dengan tenang karena proses belajar mereka dinilai secara lebih holistik oleh guru. Selain siswa guru juga dapat berkarya dan berlomba lomba dengan hadirnya platform merdeka belajar,” jelas Benny utama,

Selain itu dari sisi pendanaan, pencairan langsung dana bantuan operasi sekolah (BOS), dan bantuan operasi pendidikan (BOP) ke sekolah dan pemanfaatan yang lebih fleksibel telah memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Hal ini juga sejalan dengan program prioritas yang telah ditetapkan yaitu Pasaman cerdas dengan menggratiskan biaya pendidikan 12 tahun dari SD smpai SLTA dan juga dengan memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi dan berasal dari keluarga kurang mampu yang anggarannya dari APBD kabupaten Pasaman,” tambah Benny Utama.

Dalam pidatonya bapak Benny utama menekankan lima hal yang harus dilakukan bersama yaitu integritas dan etika profesi para pemimpin dan penyelenggara daerah dalam implementasi kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah. Integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh pegawai pemerintahan harus bergerak maju, kreatif, dan inovatif sekaligus ikut bertanggung jawab dalam setiap urusan masyarakat.

Peringatan Hari Otonomi Daerah dijadikan sebagai sarana menentukan kebijakan dan pemantapan pelaksanaan Otonomi Daerah untuk mewujudkan ASN yang proaktif dan BerAKHLAK untuk menuju Indonesia Emas tahun 2045.

“Hari Pendidikan Nasional tahun ini adalah waktu yang tepat bagi kita semua untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, juga setiap langkah berani yang sudah diambil. Dengan merefleksikan hal hal yang telah kita lakukan tiga tahun terakhir, kita harus dapat merancang arah perjalanan kita kedepan guna memastikan keberlangsungan dan keberlanjutan gerakan merdeka belajar,” ucapnya.

Diakhir pidatonya Bupati Pasaman Benny utama menegaskan, layar sudah dibentang, jangan sampai terlipat lagi. Perjalanan harus dilanjutkan, perjuangan mesti diteruskan.

“Otonomi daerah harus kita maknai dan kita laksanakan dengan sebaik mungkin agar semua anak bangsa merasakan kemerdekaan yang sebenar-benarnya dalam belajar teruskan perwujudan merdeka belajar, mendidik generasi Pancasila yang cerdas dan berkarakter,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini