Onlinekoe.com, Bireuen-Arus balik bagi Warga masyarakat menggunakan kendaraan dua dan empat, cukup mengecewakan sampai ke wilayah Kabupaten Bireuen karena beberapa titik macet total, tanpa ada petugas Dinas Perhubungan untuk mengatur kemacetan tersebut.
Kemancetan bertambah parah di sekitar Simpang empat Bireuen dan kota Gandapura termasuk daerah Kecamatan Peudada dan Jeunib, tidak ada petugas Dinas Perhubungan untuk mengatur kemacetan tersebut, untuk arus balik sampai empat hari raya idul Fitri, puncak macet semakin terasa, ungkapan Bahrul warga Medan yang inginkan balik ke Medan, ditemui media ini, Sabtu (08/06) sekitar pukul 17,05 wib di Bireuen, apalagi cuaca Mendung dan Hujan Rintik-rintik.
Suasana arus balik, sampai puncaknya Minggu besok karena warga masyarakat baik karyawan Badan Usaha Milik Negara dan Aparatur Sipil Negara, Senin (10/06),sudah masuk kantor, sehingga masyarakat berbagai daerah telah mudik ke kampung halaman masing-masing, terpaksa harus balik ke tempat mareka bekerja.
Kemancetan di wilayah kabupaten Bireuen,menjadi perhatian utama bagi pengendara sepeda motor dan mobil pribadi termasuk bus penumpang berbadan kecil dan lebar, sedangkan truk masih sedikit lalu-lalang di jalan raya Medan Banda Aceh,untuk menghindari kemacetan ini, sebagian supir, terpaksa Harus mengambil jalan alternatif.
Jalan elak umpamanya,juga ramai dilintasi bus penumpang jurusan Medan Banda Aceh, Belum lagi kendaraan roda dua,tapi, sangat disayangkan, petugas dinas perhubungan tak nampak sama sekali,hanya dari petugas polisi lalulintas,untuk membantu mereka, ada warga masyarakat atau tukang parkir membantu itupun di kota Bireuen, bila di jalan arah Medan Banda Aceh,Polantas seperti Di Simpang Gandapura,sebut, sejumlah pengemudi,yang dihubungi media ini.
Kemacetan ditambah hujan rintik-rintik,akan terjadi hujan lebat seperti malam kemarin,menurut, petugas Parkir Agus,baru jalan agak reda dari lalu-lalang kendaraan roda dua sedang bus penumpang dan pribadi tetap padat, warga masyarakat Kabupaten Bireuen, sangat mengharapkan kepada Dinas Perhubungan setempat,untuk segara menurunkan petugasnya untuk mengatur arus macet,untuk masyarakat balik, setalah berlebaran di kampung halamannya, tambah Ibnu Umar, Warga masyarakat Kota Bireuen.
Yang cukup menyedihkan lagi pada malam hari jalan dua jalur di kota Bireuen, sepanjang jalan mulai Simpang Pulo Ara sampai Simpang Cureh Geulanggang Gampong Bireuen, lampu penerangan jalan mati total tanpa ada perhatian sedikitpun dari Bupati Bireuen Saifannur dan wakil Bupati Bireuen Muzakkar A Gani, akibatnya bagi warga masyarakat untuk pergi ke kota Bireuen, sangat gelap gulita apalagi bagi warga untuk shalat berjamaah Magrib,insya dan Subuh,ke masjid dan Meunasah.
Bupati Bireuen Saifannur, beberapa kali dihubungi pakai alat komunikasi handphone maupun Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen Mulyadi, tidak bisa dihubungi, selain hari libur juga sering tutup hpnya(r.jibro).







