Tambelan, Bintan – Pelayanan kesehatan menyeluruh kembali menyapa masyarakat di wilayah kepulauan terluar Indonesia. Pada Selasa, 17 Juni 2025, Yayasan doctorSHARE resmi memulai rangkaian program kesehatan terpadu di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan ini menandai dimulainya misi kemanusiaan doctorSHARE melalui Rumah Sakit Apung (RSA) dr. Lie Dharmawan II, yang berlabuh membawa harapan bagi ratusan warga setempat.
Sejak pagi hari, antrean panjang warga sudah tampak di lokasi pemeriksaan. Ratusan pasien yang sebelumnya telah melalui proses pendataan dan skrining kesehatan antusias menanti giliran untuk memperoleh pelayanan medis dari tim profesional yang terdiri dari dokter spesialis penyakit dalam, dokter gigi, hingga tim bedah. Dalam catatan resmi, sebanyak 53 pasien telah menjalani operasi, baik tindakan pembedahan mayor maupun minor, langsung di atas kapal rumah sakit yang dilengkapi fasilitas medis mutakhir.
Pasien yang telah menjalani tindakan bedah akan mendapatkan penanganan lanjutan di Puskesmas Tambelan, termasuk rawat inap minimal satu malam guna memastikan stabilitas pascaoperasi. Untuk mendukung kelancaran mobilisasi dan keselamatan pasien, tim ambulans dan tenaga medis pendamping telah disiagakan secara penuh selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan tersebut turut dipantau langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, yang menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kontribusi Yayasan doctorSHARE bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang terbatas akses medisnya.
> “Kami, atas nama Pemerintah Kabupaten Bintan dan seluruh masyarakat Tambelan, menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada tim doctorSHARE. Kehadiran RSA dr. Lie Dharmawan II merupakan wujud nyata perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat kepulauan yang selama ini mengalami keterbatasan layanan kesehatan. Ini bukan sekadar bantuan medis, tetapi bukti cinta kasih kemanusiaan,” tutur Roby dalam sambutannya saat meninjau langsung kegiatan di dermaga.
Tak berhenti pada layanan medis, program doctorSHARE dirancang menyeluruh hingga tahap edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Mulai tanggal 21 Juni 2025, kegiatan akan berlanjut dalam bentuk promosi kesehatan dan pelatihan intensif, yang difokuskan pada penguatan kapasitas warga, khususnya di bidang kesehatan preventif.
Masyarakat dewasa akan dibekali keterampilan penting melalui pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan teknik pembidaian pada kondisi darurat, agar memiliki kemampuan tanggap darurat medis secara mandiri.
Sementara itu, perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok usia dini. Anak-anak di Tambelan akan mendapatkan edukasi kesehatan melalui program “Pelatihan Dokter Kecil” (Dokcil), yang mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan diri, praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), serta perawatan gigi sejak dini.
Uniknya, penyampaian edukasi dilakukan dengan pendekatan kreatif dan menyenangkan. Salah satunya adalah permainan ular tangga raksasa bertema kesehatan, yang mengajarkan anak-anak tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pencegahan stunting, serta penerapan konsep gizi seimbang melalui edukasi “Isi Piringku”.
Kegiatan juga akan dilengkapi dengan kunjungan lapangan (field trip) ke kapal RSA, yang ditujukan bagi tenaga kesehatan lokal dan peserta terpilih. Di dalamnya, akan diselenggarakan sesi studi kasus kehamilan, dibimbing langsung oleh dokter spesialis kandungan, sebagai upaya peningkatan kapasitas tenaga medis setempat dalam menangani kasus obstetri.
Melalui kegiatan ini, Yayasan doctorSHARE kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga kemanusiaan yang konsisten menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini terpinggirkan dari akses layanan medis berkualitas. Dengan mengintegrasikan pendekatan medis kuratif dan preventif, serta inovasi edukasi yang adaptif, program ini tidak hanya menyembuhkan, tetapi juga memberdayakan masyarakat dari akar rumput.
doctorSHARE membuktikan bahwa keberpihakan terhadap masyarakat pelosok tidak sekadar wacana, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata, melalui kolaborasi multidisipliner, dedikasi tanpa pamrih, dan semangat pelayanan yang melintasi batas geografis. (Anwar)







