Beranda Bengkulu KPK Didesak Usut Tuntas Kasus di Bengkulu

KPK Didesak Usut Tuntas Kasus di Bengkulu

Onlinekoe.com, Puluhan massa dari Provinsi Bengkulu menggelar aksi damai mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), usut Dana Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bengkulu ke 34 tahun dan Dana Publikasi di Kominfo provinsi Bengkulu tahun 2021-2022 Senin (8/4/2023).

Dalam aksi, massa mendesak KPK mengusut sejumlah dugaan korupsi yang dinilai terjadi di Provinsi Bengkulu, puluhan masyarakat peduli daerah Bengkulu meminta KPK mengusut dugaan Korupsi di Provinsi Bengkulu sangat parah/kronis seperti Balai Wilayah Sungai Sumatra (BWSS) VII Bengkulu terkait proyek pembangunan dan rehabiltasi Bendungan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan.

Juga proyek pembangunan pengamanan Pantai di Wilayah Kabupaten Mukomuko tahun 2019-2021, dan dugaan korupsi terkait proyek pembangunan Intake di kabupaten Bengkulu Utara dan jaringan pipa air baku di Desa Ladang Palembang Kabupaten Lebong.

KPK diminta mengusut anggaran perayaan Hari Ulang Tahun Kota Bengkulu ke 304 tahun 2023 yang menghabiskan anggaran Rp. 6 miliar pada Kominfo Kota Bengkulu. Pasalnya, perayaan HUT Kota Bengkulu dinilai tidak masuk akal, jika melihat acara yang dilaksanakan, estimasi tidak sampai menghabiskan anggaran sebesar itu, diduga ada penyelewengan.

“Kita meminta juga kepada KPK memeriksa kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Diknas Kabupaten Lebong tahun anggaran 2022 yang diduga syarat dengan penyimpangan dan Dana Pokir dirubah namanya menjadi Dana Publikasi tahun 2021-2022 di Dinas Kominfo provinsi Bengkulu diduga kuat menjadi ladang korupsi,” kata Rustam Efendi Korlap Aksi.

Termasuk Tambang Batu Bara Ilegal pemilik Tambang dijadikan mesin ATM oleh APH di daera ini. Kami sangat prihatin melihat penegak hukum di provinsi Bengkulu diduga sudah masuk angin, untuk itu kami meminta kepada KPK turun ke Bengkulu usut tuntas.

Rustam menambahkan, ada beberapa dugaan korupsi lainnya yang menjadi tuntutan massa dari Bengkulu agar dijadikan atensi KPK. Tuntutan kami minta dijadikan atensi dan segera ditindaklanjuti jelas Rustam. (***)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini