Beranda Jawa Tengah LPPM Unnes Fakultas Ilmu Keolahragaan Gelar Edukasi Kesehatan Sendi Bagi Lansia

LPPM Unnes Fakultas Ilmu Keolahragaan Gelar Edukasi Kesehatan Sendi Bagi Lansia

Semarang – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Edukasi Kesehatan Sendi Bagi Lansia Melalui Pendekatan Sport Therapy.

Kegiatan yang diinisiasi dan didanai LPPM UNNES ini dilaksanakan di Semarang, Selasa (24/09/2024). Kegiatan sosialisasi ini diikuti para lansia yang tergabung dalam Paguyuban Lansia Sehat di Kawasan Jalan Sultan Agung. Tidak kurang dari 26 orang wanita lansia hadir dan aktif mengikuti kegiatan ini.

Ketua Pengabdian Masyarakat Prof. Dr. Setya Rahayu, MS didampingi Sri Sumartiningsih, Ph.D mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi wanita lanjut usia (lansia) agar mempunyai pengetahuan dan ketrampilan dan mencegah dan mengatasi masalah sendi secara mandiri.

Profesor Setya Rahayu memaparkan permasalahan yang sering dihadapi orang lanjut usia adalah masalah kesehatan persendian (terutama sendi lutut), yang antara lain akibat penuaan, kurangnya aktifitas gerak, masalah gizi (malnutrisi) dan masalah kesehatan lainnya sehingga menyebabkan komplikasi.

Metode yang digunakan, lanjut Profesor Setya, adalah edukasi pengetahuan, dan penerapan aktivitas fisik untuk mengatasi masalah kesehatan sendi dengan pendekatan sport therapy, dengan simulasi dan praktek langsung agar materi dapat diterima dengan mudah, dan dapat praktikan.

“Solusi yang diberikan tim pengabdian menyampaikan pengetahuan dan latihan yang aman dan mudah dilakukan secara langsung pada para lansia,” terang Profesor Setya.

Sri Sumartiningsih, Ph.D, anggota tim pengabdian masyarakat berharap dari edukasi adalah meningkatnya pengetahuan, keterampilan dan kesehatan sendi para lansia, serta diharapkan mereka dapat menerapkan pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh di dalam kehidupan sehari-hari untuk memelihara kesehatan, khususnya kesehatan sendi.

”Harapannya para peserta setelah mengikuti kegiatan ini mempunyai pengetahuan dan ketrampilan dan mencegah dan mengatasi masalah sendi secara mandiri,” tandas Sri Sumartiningsih mengakhiri perbincangan.

Sementara itu, Founder Sanggar Senam St Ana Yosefa Rene mewakili para peserta menyambut baik kegiatan edukasi yang digelar LPPM Universitas Negeri Semarang.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para lansia untuk mengatasi mengatasi masalah sendi secara mandiri,” ujar Yosefa. (Heru Saputro)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini