Onlinekoe.com | Sulsel – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki,S.H.,MH, yang didampingi oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XIV/Hasanuddin
Ny.Amelia Andi Muhammad kembali melaksanakan kunjungan Kerja di Makodim 1407/Bone, Jln.
Lapatau Watampone, Kabupaten Bone, Jumat (12/8/2022).
Mayjen TNI Andi Muhammad yang juga Cucu Langsung dari H.Andi Mappanyukki Raja Bone yang ke-32, melakukan tatap muka dan ramah tamah bersama Prajurit, PNS dan Persit Kodim 1407/Bone beserta Persatuan Purnawirawan TNI AD
Wilayah Kabupaten Bone.
Dalam sambutannya, Pangdam XIV/Hasanuddin takupa mengucapkan terima kasih kepada
Dandim 1407/Bone, bersama Perwira, Bintara, PNS dan Ibu ibu Persit yang telah menyambut beserta rombongan.
“Saya sebagai Pangdam Sangat bersyukur karena di kabupaten Bone ini sangat baik kerjasamanya
Dalam melaksanakan tugas di Lapangan,” ucapnya.
“Kita sebagai TNI khususnya TNI Angkatan Darat, kita punya 8 wajib TNI terutama yang ke 8 adalah mempelopori usaha usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya dan itu juga selalu dipertegas oleh Bapak Kasad agar keberadaan Komando kewilayahan dimanapun berada itu selalu harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat,” tuturnya.
“Kepada Prajuritku harus tetap semangat jangan sampai di Kabupaten Bone ini ada bibit bibit yang mau menghancurkan Keutuhan Negara Repoblik Indonesia,” sambungnya.
PangdamXIV/Hasanuddin mengingatkan untuk mepada seluruh personel agat tetap membina dan menjaga marwah keluarganya dengan Baik.
Diakhir pengarahannya Mayjen TNI Andi Muhammad menyampaikan, bahwa kedatangannya ini sekaligus mohon Pamit karena dalam bulan ini akan Purna Tugas.
“Saya Bersyukur saya diberikan Pengalaman selama 38 tahun mengabdi Di Lingkungan TNI, tetapi bukan berarti selesai Pengabdian saya sampai disini. Saya akan melanjutkan pengabdian ini di tempat yang lain, kalau memang Rakyat Sulawesi Selatan masih meminang saya, bangsa ini masih mau menerima saya, saya akan melanjutkan Pengabdian dan amanah ini.
Insya Allah saya akan melanjutkan pengabdian saya. Saya tidak akan berhenti, selama hayat masih dikandung badan dan nafas masih ada, masih sehat Pikiran, kenapa tidak. Kita semua solid ingin mengabdikan ciri kepada Negara dan Bangsa yang kita cintai ini. Apa lagi darah saya ini dialiri oleh Darah Leluhur saya, sebagai Pejuang, Pemimpin, Ulama bahkan
Sebagai Pahlawan Nasional,” tegasnya.
“Saya adalah Sosok Tentara Rakyat untuk Rakyat, berjuang untuk kepentingan Rakyat. Kita Harus berjuang untuk memperbaiki Kehidupan, khususnya masyarakat Sulawesi Selatan. Saya pamit dalam waktu dekat saya akan Purna Tugas, prajurit tua tidak pernah mati, mereka manya mrmudar, semangat perjuangan Pensiunan TNI AD atau
Para Purnawirawan, tidak pernah lekang oleh waktu dan tidak akan pupus oleh Gerak Perubahan Zaman,” sambungnya.
” Ridwan “







