Onlinekoe.com, PANARAGAN-Guna kelancaran peserta MTQ ke-47 provinsi lampung menuju kabupaten Tulangbawang Barat(Tubaba), yang akan menggunakan jalan tol tras-sumatra,pemerintah provinsi lampung telah mengajukan permohonan fasilitas pemakaian jalan tol tras-sumatra.
Dengan permohonan surat pengajuan, oleh PJ. Sekretaris daerah provinsi lampung kepada PT. Hutama karya (persero) nomor 620/0764/03/2019 tanggal 15 april 2019 perihal mohon bantuan pemakaian jalan tol tras-sumatra bagi peserta MTQ.
Namun pihak PT. Hutama karya (persero) memberikan tanggapan berdasarkan surat nomor DPBTJ/SDY.1062/Ekstrern.252/1V/2019. Perihal tanggapan surat seketaris daerah provinsi. Menyampaikan bawah saat ini jalan tol Ruas bakauheni-terbanggi besar sudah dioperasikan sejak Maret 2019, sehingga penggunaan jalan dapat menggunakan jalan tol ruas bakauheni-terbanggi besar.
Adapun jalan tol Ruas terbanggi besar-pematang panggang-kayu agung belum layak untuk di fungsionalkan, sehingga demi keselamatan pemakai jalan belum dapat digunakan.
Fajril Hikmah, SH, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), tubaba mengatakan sebelumnya hasil rapat baik dari pihak PT. Hutama karya (persero) dan pemerintah provinsi meminta kebijakan untuk jalan tol Ruas terbanggi besar-pematang panggang-kayu agung dapat di lalui oleh peserta MTQ namun saat ini ada perubahan lagi.
“Ya, kita kan sudah melakukan rapat kemarin itu. ternyata ada perubahan yang memang tidak ada toleransi lagi, kita kan mengajukan ruas jalan tol dari bakauheni-terbanggi besar sampai pematang panggang-kayu agung dapat di lalui khususnya peserta MTQ jadi peserta dapat kelaur di pintu tol tapi ada perubahan yang memang tidak ada toleransi lagi,”ujarnya. Kamis (25/4).
Peserta MTQ kata Fajril hanya dapat melalui ruas tol bakauheni-terbanggi besar, kembali seperti aturan awal kelaur di pintu tol terbanggi besar.
“Pihak PT. Hutama karya (persero) menyampaikan bahwa Ruas jalan tol terbanggi besar-pematang panggang-kayu agung belum dapat di lalu karena lagi tahap pengerjaan belum selesai hal ini untuk menjaga keselamatan pekerja dan pengendara khusus peserta MTQ,”Cetusnya.







