Onlinekoe.com | Jakarta — Pengacara kondang, Sunan Kalijaga tengah menjadi sorotan publik.
Mengapa? karena hal itu terjadi setelah dirinya memutuskan untuk menjadi pengacara Doddy Sudrajat, ayah almarhumah Vanessa Angel.
Lalu, keputusan Sunan itu berbuntut panjang. Pengacara Doddy Sudrajat ini mendapat banyak sekali kecaman publik di media sosial.
Tak lama setelah kemunculannya menjadi kuasa hukum Doddy, kediaman atau rumah Sunan Kalijaga dijaga ketat oleh TNI.
Lebih lanjut Sunan Kalijaga mengatakan, belasan orang datang ke rumahnya. Tentunya hal tersebut membuat ia tak nyaman.
Didatangi Belasan Orang
Di laman instagram pribadinya, suami Heidy Sunan itu bercerita tentang kondisi rumahnya yang didatangi banyak orang.
Merasa tak nyaman, Sunan akhirnya menggandeng tentara untuk melakukan penjagaan ketat di rumahnya.
“Kemarin kantor dan rumah saya didatangi belasan orang yang mencari saya. Sehingga terpaksa rumah dan kantor saya dijaga ketat,” kata Sunan di laman instagramnya.
‘Colek’ Jenderal Bintang 4
Sementara masih di laman instagramnya, Sunan Kalijaga, mengunggah beberapa potret tentara yang berada di depan rumahnya. Dalam fotonya, Sunan mengucap terima kasih.
Lalu, Sunan pun ‘mencolek’ jenderal bintang empat angkatan darat.
“Terima kasih jenderal (emoji empat bintang),” kata Sunan dengan menautkan unggahannya pada akun instagram TNI Angkatan Darat.
Hal itu rakyat Indonesia meminta kepada Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa untuk tegas dan melakukan evaluasi kinerja serta mutasi terhadap Komandan dan prajurit TNI AD yang menjaga rumah Sunan Kalijaga pengacara Doddy Sudrajat ayah Vanessa Angel.
Diketahui, Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai alat negara dibidang pertahanan memiliki tugas yang harus diemban.
Menurut pasal 7 ayat (1) UU RI Nomor 34 Tahun 2004 Tentang TNI, yang berbunyi tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan rakyat, mempertahanankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Rakyat Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.
(Alex)







