Onlinekoe.com, Medan-Mata uang Rupiah berhasil menembus dibawah level Rp.14.000/USD dengan penguatan 0,4% serta berada di kisaran level Rp13.968/USD
Penguatan rupiah hari ini didorong penurunan kembali suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5,00%.Begitu juga dengan suku bunga Deposit Facility 25 bps menjadi 4,25% dan suku bunga Lending Facility 25 bps menjadi 5,75%.
“Ini merupakan penurunan suku bunga keempat kalinya ditahun ini yang dilakukan BI mengantisipasi tekanan ekonomi global,” kata pengamat ekonomi Gunawan Benyamin kepada media ini di Medan,Jumat 25/10/2019.
Kebijakan pelonggaran suku bunga BI7DRR ini seiring dengan langkah Bank Indonesia dalam mendobrak percepatan ekonomi dalam negeri. Langkah strategis ini dapat bermanfaat masyarakat dalam hal pembiayaan.
Begitu pula penyaluran kredit pihak perbankan.Diharapkan dapat tersalurkan dengan lancar. Saat ini tidak hanya BI mengeluarkan kebijakan pelonggaran suku bunga, bank sentral negara lain juga melakukan hal sama.
Sementara itu lanjut Gunawan hampir seluruh sektor saham menguat menyusul pelonggaran kembali suku bunga BI7DRR ini. Sektor konsumer yang kemarin melemah berhasil berbalik arah dengan penguatan 1,98% diikuti sektor manufaktur menguat 1,92%, keuangan naik 1,48%, Infrastruktur naik 1,4%, Property naik 1,1% dan Agri naik 0,79 %. Tapi saham sektor pertambangan masih tertekan yakni melemah 1,99%
HSG pun ditutup naik 81 poin atau naik 1,3% di level 6.339. IHSG mampu bertahan di zona hijau dengan rentang cukup lebar di rentang 6.270-6.339. Begtu pula dengan indeks saham di bursa saham lainnya dimana indeks Hangseng naik 0,87%, Indeks Nikkei naik 0,55%, Indeks STI naik 0,724%, Indeks Nikkei naik 0,553% dan Indeks Dow Jones naik tipis 0,171%.(tiara)







