Matarambaru – Desa Kebondamar, Kecamatan Matarambaru, Kabupaten Lampung Timur, selama ini dikenal sebagai penghasil ikan asap.
Namun, sebenarnya, desa berpenduduk sekitar 850 kepala keluarga (KK), itu juga penghasil padi dari ratusan hektare sawah dengan produktivitas tinggi. Rata-rata di atas delapan ton per hektare.
Selain itu, sejumlah warga juga memiliki usaha budidaya ikan air tawar. Ratusan ton ikan, seperti patin, lele dan nila, dihasilkan warga dari petak-petak kolam yang berada di sekitar sawah maupun pekarangan rumah.
Banyak aspirasi yang disampaikan warga. Antara lain, soal kerusakan infrastruktur jalan usaha tani, jalan yang menghubungkan Kebondamar dengan desa di Kecamatan Labuhanmaringgai. Juga, tentang kebutuhan pompa air untuk keperluan mengairi sawah atau menguras kolam ikan.
Sementara soal infrastruktur jalan yang rusak, Imron yang duduk di Komisi 5 DPRD Lampung, mengatakan akan menyampaikan aspirasi warga Kebondamar tersebut kepada pemerintah agar masuk dalam anggaran pemerintah tahun 2022.







