Onlinekoe.com – Tim dari BNPB memperivikasi usulan Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Pemkab Serdang Bedagai (Sergai) sebelum pengajuan anggaran ke Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.
BNPB RI menindaklanjuti proposal Dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang diajukan oleh Pemkab Serdang Bedagai. Perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke beberapa lokasi di Kabupaten Sergai, pada Rabu (03/08/2022), hingga Kamis (04/08/2022).
Kunker Perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI ke Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang diketuai Kepala Sub Direktorat Perencanaan Pendanaan, Rita Indrayani, SE., MM., Staf Direktorat PRR, Ria Kusumaningrum, ST., dan Grandis Kumala Sari, S.Pd. disambut langsung oleh Kepala Dinas PUPR Sergai Johan Sinaga, didampingi Kepala Bidang Bina Marga PUPR Sergai Abdul Rahman Purba, utusan BPBD Provinsi Kabid RR Roedy dan Kabid RR BPBD Sergai beserta pejabat dan ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sergai yang turut hadir.
Dalam kunjungan kerja (Kunker) Perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Kepala Subdirektorat Perencanaan pendanaan, Rita Indrayani, SE., MM, didampingi Staf Direktorat PRR, Ria Kusumaningrum, ST dan Grandis Kumala Sari, S.Pd serta perwakilan BPBD Provinsi, dan BBWS Sumatera II. Pada kesempatan itu, Tim BNPB RI memverifikasi usulan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pemkab Serdang Bedagai sebelum pengajuan anggaran ke Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.
Pemkab Sergai melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Johan Sinaga saat disela-sela peninjauan mengatakan, berharap BNPB Pusat dapat mempertimbangkan usulan permohonan memberikan bantuan dan dukungan melalui program Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca bencana guna memenuhi kebutuhaan pelayanan dasar terhadap inprastruktur yang rusak akibat bencana banjir beberapa waktu yang lalu sehingga berdampak untuk mendorong pemulihan ekonomi masyarakat secepatnya di Kabupaten Serdang Bedagai ini.
“Adapun usulan yang ditinjau saat ini oleh BNPB RI antara lain. Jembatan Gantung Desa Silau Padang, Kecamatan Sipispis, Jembatan Dusun I Desa Mariah Padang, Kecamatan Tebing Tinggi dan dinding penahan tanah (TPT) di belakang Gedung Puskesmas Sipispis, Kecamatan Sipispis dan melanjutkan ke Jembatan Produksi di Desa Pardomuan, Kecamatan Dolok Masihul,” ucapnya.
( Js.01 )







