Onlinekoe, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu lakukan kegiatan studi banding fasilitator, koordinator dan kader Lingkungan Hidup Kota Bengkulu dimana Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH panggilan Usin sebagai inisiator kegiatan.
Turut dihadiri kurang lebih 200 orang didampingi Lala Subara dari DLHK Propinsi Bengkulu dan Frans selaku Direktur Bank sampah induk Provinsi Bengkulu ke Bank Sampah Unit (BSU) di Kelurahan Pondok Besi yang diketuai oleh ibu Meli Minarni.
Usin mengatakan, dalam kegiatan ini sangat diperlukan kader diajarkan bagaimana memilih, memilah sampah sebelum didistribusikan ke Bank sampah induk.
Diharapkan ditahun pertama ini, diutamakan membuat pondasi organisasi yang kuat, untuk mendukung kegiatan bank sampah. Sebab tidak mudah menjalankan program bank sampah karena tanpa ada hasil yang nyata membuat beberapa pengurus bank sampah mundur dari kegiatan ini.
“Dibutuhkan peran serta pemerintah dalam mendukung kegiatan ini, butuh modal yang kuat sehingga pengurus BSU yakin kegiatan ini pantas diperjuangkan,” ungkapnya.
Pengurus bank sampah harus mempunyai management yang bagus, tertib administrasi, disiplin tinggi dan kejujuran yang utama, karena ini menyangkut keuangan dan hajat orang banyak.
Berjibaku dengan sampah butuh mental yang kuat, sampai saat ini masyarakat masih memandang kegiatan mengolah sampah sangat tidak terhormat.
“Harus diperhatikan untuk selalu menjaga kesehatan mengingat sampah itu kotor, jangan lupa cuci tangan dan mandi yang bersih setelah kegiatan,” tutup Usin.
(jlg).