Onlinekoe.com, Lhoksukon – Warga diseputaran pasar tradisional dan pasar ikan Pantonlabu Kecamatan Tanah Jambo Aye Aceh Utara mengeluh. Pasalnya tumpukan sampah yang menggunung dan berserakan dari sisa- sisa dagangan para pedagang yang berjualan di pasar tradisional Desa Samakurok sudah menimbulkan aroma tak sedap hingga membuat para pedagang dan pengunjung mengeluh.
Pantauan media ini. Minggu (2/6) tidak terlihat satupun petugas kebersihan yang datang untuk mengambil atau mengangkut sampah ke Tempat Pembuang Akhir (TPA).
Sampah yang sudah menimbulkan bau busuk ini terkesan dibiarkan oleh Dinas Kebersihan Kabupaten Aceh Utara.
Tokoh masyarakat Tanah Jambo Aye Abdul Rafar yang berdomisili di Desa Samakurok saat dimintai tanggapannya terkait tumpukan sampah tersebut mengatakan sudah dua minggu tumpukan sampah ini dibiarkan oleh petugas kebersihan Kabupaten Aceh Utara, dan sepertinya tidak ada inisiatif untuk diangkut atau dibuang ke TPA.
“Coba lihat tumpukan sampah ini sudah mulai menggunung, saat kita melewati tumpukan sampah ini tercium aroma tak sedap oleh pengunjung dan para pedagang hingga pedagang pasarpun mengeluh dengan adanya bau busuk yang menyengat ini.”ujar Rafar
Masyarakat mengharapkan kepada Dinas Kebersihan, Kabupaten Aceh Utara dan Muspika Kecamatan Tanah Jambo Aye untuk tidak membiarkan sampah menumpuk lama-lama dan mengendap, dikuatirkan akan berdampak buruk bagi kesehatan warga karena sudah mencemari udara dilingkungan setempat.
“Tolong jangan dibiarkan sampah mengendap lama-lama, karena kalau sampah ini mengendap terlalu lama, tentunya tidak baik bagi kesehatan masyarakat sekitar,” kata Rafar.
Ditambahkan. Sungguh tidak indah dipandang, karena di kawasan itu memang bukan tempat penampungan sampah, karena disekitar tumpukan sampah ini sering dilewati pengunjung yang berlalu lalang didepan para pedagang buah-buahan dan makanan siap saji”. pungkas Rafar.
Selain itu. Hal senada juga disampaikan Sabri salah satu pedagang buah-buahan yang posisi dagangannya berhadapan dengan tempukan sampah tersebut. Ia membenarkan sampah ini memang sudah dua minggu menumpuk seperti gunung dan petugas kebersihan tidak satupun yang tidak terlihat untuk memindah kan sampah itu.
“Saya sangat berharap kepada Dinas Kebersihan Kabupaten Aceh Utara. Supaya sampah itu segera dipindahkan, karena kawasan ini bukan tempat pembuangan sampah. Selama tumpukan sampah masih menggunung di sekitar ini, orang enggan berbelanja di tempat saya, karena dari tumpukan sampah itu mengeluarkan bau busuk yang menyengat”. ujanya. (Azhar)







