Bengkulu – Halian salah seorang warga peduli keselamatan pengendara maupun pajalan kaki, melihat pohon mahoni mati milik Pemerintah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu persis di depan Universitas Terbuka (UT).
Ia menginformasikan kepada yang bersangkutan agar segera diambil tindakan sebelum ada korban tertimpa ranting kayu mati.
Lian panggilan akrabnya mengimpormasikan dan menunjukkan kayu mati dipinggir jalan Sadang Raya lingkar barat kota Bengkulu melalui Fidio Cold (FC) Handphone miliknya sendiri kepada DLH melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pertamanan ibu Yulianti.
“Apa yang didapatkan sangat disayangkan jawaban oleh kepala UPTD Pertamanan Yulianti, malah saya disuruh buat surat laporan pemangkasan ditujukan kepada DLH kota Bengkulu, saya kan hanya menginformasikan malah saya disuruh repot, bukannya bilang terima kasih,” katanya kecewa.
Pejabat seperti ini menjadi pertanyaan kemungkinan dapat jabatan karena hubungan keluarga atau sesuatu.
Lain halnya dengan jawaban Kepala DLH kota Bengkulu Drs Riduan SIP. M.Si, mengatakan terimakasih atas informasinya nanti disuruh anggota survey dahulu.
(jlg)