Onlinekoe.com, Muratara – Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas Utara (Muratara) H.Devi Suhartoni menegaskan tidak ada ampun bagi siapa saja yang melakukan penyentruman ikan di sungai.
Hal ini ditegaskannya pada saat memanggil Kepala Desa (Kades) Pantai Kecamatan Rupit, di Rumah Dinasnya terkait adanya oknum warga desa pantai yang ditangkap oleh lembaga persatuan peduli aliran sungai (LPPAS) Kabupaten Muratara pada saat melakukan penyentruman ikan di sungai rawas.”Tidak ada ampun bagi siapa saja yang melakukan nyentrum ikan di sungai, entah itu anak anak maupun orang dewasa. Siapa saja yang ketangkap harus diproses secara hukum,”Tegas Wabup Muratara, Jumat (1/2/2019)
Wabup menuturkan, oknum yang ditahan oleh polsek rupit tersebut ditanya oleh Pak Saiful dan beberapa polisi seperti ini: Kenapa anda nyentrum, jawab oknum tersebut “kami setiap hari nyentrum”. Terus siapa yang nyuruh kamu nyentrum, jawab oknum itu “tidak ada”. Apakah kamu ada nyetor, jawabnya lagi “ada”. Kamu nyetor kemana, jawab oknum lagi “nyetor ke kades”. Itu keterangan anak yang ditahan.”Makanya saya nanya sama kades, sekarang ini dipolemikkan lagi seolah olah anak dan bapaknya gila semua, kalau mereka gila semua tidak mungkin mereka nyentrum.
Jangan para tokoh masyarakat membundarkan dan mau membebaskan orang yang bersalah, nah kami sebagai pemerintah ada kebijakan yang total bahwa dilarang menyentrum. Saya selain jadi pemerintah, saya juga sangat mencintai sungai Rupit Rawas ini. Siapapun yang nyentrum, tidak ada ampun, tidak ada maaf dan harus diproses secara hukum,”Tegas Wabup.
Dari kemarin lanjut Wabup, banyak dari tokoh tokoh masyarakat desa pantai untuk melepaskan anak yang ditahan di Polsek.”Saya katakan, saya tidak akan melepaskannya. Kenapa ? Karna khusus bagi pelaku penyentruman tidak ada maaf,”Tegas Wabup lagi
Masyarakat beranggapan sambung Wabup, anak yang ketangkap itu masih dibawah umur. Jika memang mereka ingin melepaskan anak tersebut tangkap dulu bapaknya dan teman temannya yang lain.”Kalau kita lepaskan dia, anak anak LPPAS ini marah, apalagi sekarang penjagaan sungai tidak ada anggarannya sama sekali dari pemerintah. Dan saya berkomitmen sendiri bahwa saya akan biayai sendiri dengan segala kekuatan saya termasuk saya minta pada perusahaan saya sendiri untuk membiayai mereka,”Ungkap Wabup
Lebih lanjut Wabup mengatakan, jika selama dua tahun saja ikan ika disungai tidak disentrum dapat dipastikan ikan ikannya pasti banyak.







