Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang Irjen Pol Andry Wibowo Jadi Narasumber UKW KJK, Gubernur Kepri Dukung Kompetensi...

Irjen Pol Andry Wibowo Jadi Narasumber UKW KJK, Gubernur Kepri Dukung Kompetensi Wartawan

Irjen Pol Andry Wibowo, Analis Kebijakan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.

TANJUNGPINANG, Onlinekoe.com — Irjen Pol Andry Wibowo dijadwalkan menjadi narasumber Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) yang digelar bersama Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (29/8/2026).

Kehadiran Analis Kebijakan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri berpangkat jenderal bintang dua itu menjadi salah satu agenda utama UKW KJK. Kehadirannya diharapkan membuka ruang pembahasan mengenai sinergi Polri dan pers serta tantangan disinformasi di wilayah perbatasan.

Ketua Umum KJK Ady Indra Pawennari mengatakan, kehadiran Andry Wibowo merupakan momentum penting dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan UKW di Kepulauan Riau.

“Kami mengapresiasi kesediaan beliau. Sepanjang sejarah pelaksanaan UKW di Kepulauan Riau, baru kali ini menghadirkan narasumber setingkat tokoh nasional,” ujar Ady seusai rapat pemantapan panitia di Sekretariat KJK, Tanjungpinang, Rabu (19/8/2026).

Menurut Ady, tantangan pers di Kepulauan Riau memiliki karakteristik tersendiri karena daerah tersebut berada di kawasan perbatasan negara.

Arus informasi yang cepat membuat wartawan tidak cukup hanya bekerja dengan prinsip kecepatan. Verifikasi, akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab terhadap publik menjadi bagian penting dari kerja jurnalistik.

Karena itu, kehadiran narasumber dari lingkungan Polri diharapkan memperkaya perspektif peserta UKW mengenai hubungan pers dengan aparat penegak hukum sekaligus upaya bersama menangkal disinformasi.

Pelaksanaan UKW KJK turut mendapat dukungan dari Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ady menilai dukungan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia wartawan di Kepulauan Riau.

“Dukungan penuh dari Gubernur dan Forkopimda menunjukkan kepedulian pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas SDM wartawan di Kepri,” katanya.

Dukungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan panitia untuk memastikan pelaksanaan UKW berlangsung sesuai ketentuan dan standar kompetensi wartawan.

UKW KJK kali ini diselenggarakan secara gratis. Meski demikian, panitia menerapkan proses seleksi administrasi dan verifikasi berkas secara ketat dengan mengacu pada standar Dewan Pers.

Dari tujuh kelas yang mendaftar, hanya empat kelas yang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti ujian.

Ady memastikan proses seleksi dilakukan secara objektif agar peserta yang mengikuti ujian benar-benar memenuhi persyaratan.

“Kami pastikan proses verifikasi berjalan objektif demi melahirkan jurnalis yang profesional dan kompeten,” tegasnya.

Pelaksanaan UKW diharapkan tidak berhenti pada sertifikasi kompetensi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat profesionalisme wartawan dalam menjalankan fungsi pers.

Di tengah banjir informasi digital, wartawan dituntut mampu membedakan fakta dan informasi yang belum terverifikasi. Kecepatan publikasi tetap penting, tetapi akurasi menjadi fondasi.

Bagi pers di wilayah perbatasan seperti Kepulauan Riau, tuntutan itu menjadi semakin penting. Sebab, satu informasi yang keliru dapat bergerak jauh lebih cepat daripada proses untuk meluruskannya. (***)

Editor: Anwar 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini