Kota Bengkulu – Progra bantu Rakyat Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu memberikan Pernikahan Gratis dibiayai dari APBD Pemkot Bengkulu. Rabu (16/09/2026), sebanyak 10 pasangan pengantin di Kota Bengkulu akhirnya resmi melangsungkan pernikahan secara sah setelah mengikuti program Nikah Balai Tahun 2026 yang digelar oleh Pemkot Bengkulu, Prosesi sakral tersebut dipusatkan di Balai Kota Merah Putih.
Program unggulan ini memberikan fasilitas pernikahan secara cuma-cuma alias gratis bagi masyarakat. Seluruh komponen pembiayaan pernikahan mulai dari administrasi Kantor Urusan Agama (KUA), mahar atau emas kawin, jasa penghulu dan perias make-up artist penyediaan gedung, hingga konsumsi ditanggung sepenuhnya oleh Pemkot Bengkulu.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, yang hadir langsung sekaligus bertindak sebagai saksi nikah dalam prosesi tersebut, mengungkapkan bahwa program Nikah Balai merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam menghadirkan kebahagiaan bagi warganya.
Menurut Dedy, Pemerintah berkomitmen untuk senantiasa hadir tidak hanya dalam urusan pelayanan administratif formal, tetapi juga memberikan solusi konkret serta kemudahan bagi masyarakat yang ingin meresmikan pernikahan.
“Ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk membahagiakan warganya. Kita ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan,” ujar Dedy Wahyudi saat memberikan sambutan.
Tak hanya menggratiskan seluruh rangkaian akad nikah, Pemkot Bengkulu juga memberikan kejutan istimewa bagi para pengantin baru. Dedy menawarkan fasilitas bulan madu gratis dengan menyiapkan kamar khusus di kawasan Balai Kota Merah Putih yang dapat dimanfaatkan oleh pasangan pengantin.
“Kami juga memberikan fasilitas kamar bagi pasangan pengantin yang ingin berbulan madu di Kota Merah Putih dan semuanya gratis imbuhnya”.
Melihat tingginya animo serta sambutan positif dari masyarakat, Pemkot Bengkulu memastikan program Nikah Balai akan kembali dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang dengan skala yang lebih luas.
Walikota Dedy menegaskan, pada pelaksanaan berikutnya, jumlah kuota peserta tidak akan dibatasi selama kapasitas keuangan dan fasilitas daerah masih mampu mengakomodasi pendaftar.
“Melihat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, insya Allah tahun depan program ini akan kita lanjutkan. Untuk kuotanya tidak kita batasi, selama pemerintah masih mampu mengakomodir,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang peserta pengantin, Haryanto, tak kuasa menyembunyikan rasa syukur dan bahagianya. Ia menilai program Nikah Balai sangat membantu masyarakat kecil yang ingin menikah tanpa harus terbebani oleh tingginya biaya resepsi dan administrasi.
“Kami sangat senang dan gembira. Program ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Bengkulu yang sudah memberikan fasilitas dan membantu kami dalam melaksanakan pernikahan,” ungkap Haryanto penuh syukur.
Melalui program Nikah Balai ini, Pemkot Bengkulu berharap dapat terus memperluas jangkauan pelayanan sosial serta meringankan beban ekonomi warga, sekaligus menjadi tradisi positif yang berkelanjutan di masa mendatang. (Adv/jlg)







