Beranda Ragam Lebaran Sepuluh Hari Lagi, Permainan Anak Anak di Bireuen Mulai Diserbu

Lebaran Sepuluh Hari Lagi, Permainan Anak Anak di Bireuen Mulai Diserbu

Onlinekoe.com, Bireuen-Walaupun Hari Raya IdulFitri 1440 Hijriah,masih sepuluh hari lagi, berbagai tempat permainan anak anak,baik dilokasi swalayan maupun di lokasi jalan rel kereta api di kota Bireuen,mulai diserbu anak anak masih duduk di bangku sekolah dasar negeri maupun sekolah menengah pertama.

Pengamatan media ini,Minggu siang (26/05), diberbagai tempat keramaian khususnya Mall Mall di kota Bireuen, mulai padat pengunjung, terutama pada permainan anak, mareka asyik main berbagai jenis permainan, bersama kedua orang tuanya, ungkap, Nurul Huda adik kakak Mardani,yang dihubungi.
Permainan anak anak yang diikutinya, menurut dia, hanya sekedar untuk cari hiburan, sedangkan kedua orang tua belanja sembako,jadi sambil menunggu kami,main permainan tembak tembakan dan lainnya, hari libur nasional semua sekolah di Kabupaten Bireuen, tutup jelang lebaran,jadi, dibawa orang tuanya,ke supermarket dan Mall.
Tampat permainan anak-anak baik, baik motor putar dan ada kala naik sado,pada malam hari, keliling kota Bireuen,semakin ramai, usai shalat tarawih, berbagai macam jenis permainan,banyak dikunjungi anak anak bersama kedua orangtuanya, begitupula mobil L300,dirancang sedemikian rupa,untuk sarana bagi anak anak,naik mobil itu, sebut,Amri Tambunan,salah seorang Pemilik Mobil,yang setiap malam, dapat rizki banyak,sebab mulai ramai dikunjungi warga masyarakat, sekedar keliling kota bersama anaknya.
Sementara itu,yang cukup menggembirakan, keduanya orang tua, memasuki sepuluh berakhirnya puasa ramadhan atau masuknya malam dua puluh satu, anak anak dari usia sekolah dasar negeri dan sekolah menengah pertama,melakukan ikhtikaf diberbagai masjid,untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT.
Ikhtikaf bagi anak tersebut, dibawa oleh kedua orang tuanya,dalam kegiatan itu pertama shalat lima waktu, shalat tarawih, baca Alquran,dan kajian Al-Qur’an beserta mempelajari ilmu pengetahuan agama lainnya, bahkan buka puasa bersama.
Kegiatan ikhtikaf menurut pengamatan media ini, dilakukan pada sejumlah masjid,di Kabupaten Bireuen, mareka mulai masuk ikhtikaf pada malam dua puluh satu ramadhan berakhir jelang masuknya 1 Syawal 1440 hijriah, kata, Ustad Yusuf, salah satu panitia ikhtikaf masjid Bireuen.
Anak anak,nanti sudah menjadi kebiasaan, untuk ikhtikaf setiap datang bulan suci ramadhan, karena sudah dilatih pada usia dini, sambil hafalan Alquran,di masjid,juga disediakan makanan buka puasa bersama dan tempat tidur di ruangan aula masjid, tambah, ustadz Muhammad, juga peserta ikhtikaf bersama kedua putranya,masih belajar disekolah Dasar dan sekolah menengah pertama, akhirnya ikhtikaf perilaku anak berubah akhlak mulia dan patuh kepada kedua orang,dan pula setiap hari shalat lima waktu di masjid secara berjamaah (r.jibro)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini