Onlinekoe.com, LANGKAT – Kementerian Sosial (Kemensos) RI dan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Langkat, menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada 22 korban kebakaran gudang perakitan alat pemantik api (mancis) PT Kiat Unggul di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Selasa (23/07/2019).
Penyerahan bantuan sosial senilai total Rp 525 juta itu diserahkan Sekretaris Direktorat Jenderal (Sekditjen) Penanganan Fakir Miskin, Nurul Fajriati, dan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin, kepada 4 korban selamat dan 18 ahli waris korban meninggal dunia, di Serambi Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat.
Dari total jumlah bantuan sosial yang salurkan itu, sebanyak Rp 450 juta merupakan bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI. Sedangkan Rp 75 juta lagi berasal dari bantuan sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat.
Sekdijen Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI, Nurul Fajriati, mengatakan, bantuan sosial tersebut merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab Pemerintah Republik Indonesia terhadap warga negaranya yang tertimpa musibah atau bencana sosial.
“Bantuan sosial yang hari ini kita salurkan merupakan bagian dari amanat Bapak Presiden, Joko Widodo, yang meminta agar pemerintah merespons cepat kebutuhan para korban maupun ahli warisnya. Alhamdulillah, hari ini seluruh bantuan sosial itu sudah bisa dicairkan,” sebut Nurul.
Lebih jauh dia juga menyampaikan titipan salam dan ucapan belasungkawa dari Presiden, Joko Widodo, dan Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, kepada masyarakat Kabupaten Langkat, terkhusus bagi seluruh korban selamat maupun keluarga korban meninggal dunia dalam musibah itu.
“Kami dari pemerintah sangat berharap, seluruh korban selamat maupun keluarga korban yang meninggal dunia, tabah dan ikhlas menerima cobaan ini, serta tidak berlarut-larut dalam suasana kesedihan,” seru Nurul.
Sementara itu, Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin, mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Presiden, Joko Widodo, Kemensos RI, dan seluruh pihak terkait, atas respon yang cepat dalam membantu seluruh korban kebakaran gudang perakitan alat pemantik api PT Kiat Unggul di Desa Sambirejo.
Secara khusus dia menginstruksikan para camat dan jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait, agar aktif melakukan pengawasan dan pendataan terhadap seluruh aktifitas industri yang ada di Kabupaten Langkat, demi mencegah musibah serupa kembali terulang.
“Atas nama pribadi dan mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat, saya mendoakan para korban meninggal dunia dalam musibah ini, agar seluruh amal-ibadahnya diterima oleh Allah Subhanahu Wa Taala, dan ditempatkan di sisi terbaik-Nya,” ujar Bupati. (andi)







