Onlinekoe.com, LAMPUNG – Ratusan calon pekerja migran ( CPMI) antusias dengarkan penyuluhan narkoba dan pentingnya pembuatan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) yang dilaksanakan pada rangkaian HUT Polwan ke – 71 di PT. Sriti , Pekalongan kabupaten Lampung Timur, pada Rabu (7/08/2019) pukul 09.30 WIB.
Kunjungan Polwan Polda Lampung sekaligus penyuluhan ini dipimpin Kasubdit Penmas Polda Lampung, AKBP. Yunia mengatakan,” terimaksih kepada pak Yogi selaku pimpinan PT. Sriti yang memberikan ruang kepada Polwan Polda Lampung untuk memberikan penyuluhan bagi karyawannya yang akan diberangkatkan keluar negeri yakni ke Taiwan. Pesan saya kepada ibu-ibu dan adik-adik yang akan berangkat keluar negeri meninggalkan rumah meninggalkan keluarga berpesan tujuan utama harus dipegang untuk mencari kerja mendapatkan uang yang banyak supaya bisa merubah nasib itu yang harus dipegang. Bagi yang muslim ingat akan sholat walaupun berada negara orang,” ungkap Yunia yang disambut tepuk tangan ratusan CPMI.
“Jaga diri ibu-ibu dan adik-adik jangan mudah tergiur dengan janji orang contohnya dikasih uang besar untuk mengantar narkoba yang pada akhirnya menyesal karena berurusan dengan hukum yang menyusahkan diri sendiri dan keluarga,” ungkap Yunia.
Adapun Sambutan pimpinan PT. Sriti yang mengungkapkan ucapan terimaksih perusahaan penyedia jasa yang dipimpinnya dipilih Polwan Polda Lampung sebagai tempat untuk penyuluhan narkoba dan pentingnya SKCK bagi calon migran.
Penyampaian pentingnya surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dan cara pembuatan SKCK bagi para calon pekerja migran Indonesia disampaikan oleh Ipda Wayan Rospitasari.
Selanjutnya disampaikan penyuluhan bahaya narkoba yang disampaikan Kompol Amelia agar seluruh calon pekerja migran Indonesia (CPMI) mengenal beberapa jenis narkoba dari mulai daun ganja, tembakau gorila yang dihisap seperti rokok, sabu yang dihisap menggunakan bong, pil ekstasi seperti pil, putau yang dihisap. (Koesma)







