Onlinekoe.com – Area Tempat Merokok (ATM) yang dibangun beberapa meter dari perkantoran dinilai tidak efektif, dan para perokok enggan menggunakan tempat tersebut untuk merokok, ujar beberapa pegawai di lingkungan Pemda Pringsewu yang enggan disebutkan namanya.
Dari pantauan Sumatera Post, Area Tempat Merokok di samping kantor BKD dan KPU tidak pernah dimanfaatkan oleh pegawai pemda untuk merokok, saat di konfirmasi Kepala Dinas Kesehatan, Purhadi, mengatakan, memang benar telah dibangun Area Tempat Merokok di beberapa titik dalam lingkungan perkantoran. Dan sudah kita sampaikan kepada beberapa kepala OPD beberapa tempat yang bebas dari asap rokok seperti perkantoran, rumah ibadah, rumah sakit dan tempat umum lainnya. “Surat imbauan kepada seluruh OPD sudah kita sampaikan, untuk sementara jika ketahuan merokok akan diberi tegoran. Namun setelah Perbup (larangan merokok) keluar maka akan dikenakan sanksi hingga dikenakan denda,” paparnya.
Dijelaskan Purhadi, saat ini di Lingkungan Perkantoran Pemkab Pringsewu sudah tersedia 5 bangunan untuk Area Tempat Merokok (ATM). Oleh karena itu diimbau kepada pegawai yang mau merokok agar menggunakan tempat tersebut. “Perbub-nya sedang digodok mudah mudahan dalam waktu dekat ini sudah keluar,” ungkapnya.
Terpisah Wakil Bupati Pringsewu Dr. H Fauzi sepakat jika larangan merokok disembarang tempat diperketat bagi ASN Pringsewu. Hal itu, kata dia, untuk memberi kenyamanan bagi ASN lainnya.
“Bila perlu setiap ruangan di Sidak, jika ada kelihatan asbak diatas meja langsung ditarik saja. Kemudian cara lain untuk memantau perokok yakni dengan memasang CCTV,” kata Fauzi.
Kendati demikian, Fauzi menilai keberadaan bangunan area tempat merokok (ATM) kurang tepat karena letaknya memang sudah di luar zonasi bebas asap rokok. “Contoh di belakang kantor bupati (dekat sawah samping kantin) dibikin ATM, menurut saya itu percuma sebab dilokasi itu memang bebas untuk merokok,” ungkapnya.
Menurut Fauzi, lebih baik disetiap perkantoran disediakan satu ruangan khusus untuk tempat merokok dengan demikian bagi pegawai yang hendak merokok tidak perlu keluar jauh. “Jadi tidak usah ditambah lagi bangunan ATM itu menghabis habiskan anggaran saja,” pungkas Fauzi (benk).







