Bendungan Way Sekampung Menelan Korban, 2 Remaja Tewas Tenggelam

0
2863
Dok. Kumparan.com

Onlinekoe.com | Pringsewu – Dihebohkan akan penemuan 2 mayat remaja putri tenggelam di sekitar genangan Bendungan Way Sekampung, Pekon Pamenang, Pagelaran, Pringsewu, pada hari Jumat (24/9) sore. Kedua korban tersebut ialah Aulia Nurul khotomah (14) dan Jihan Nur Sari (14) warga Dusun Pamenang.

Masyarakat sekitar menjelaskan insiden tersebut ketika keduanya bermain di sekitar rumah warga. Lalu, mereka berpindah ke arah rumah bagian samping diduga menuju arah area TKP. Sadar keduanya sudah tak di lokasi, Jumiati ibu korban mencari keberadaan mereka dan meminta bantuan masyarakat setempat.

Selanjutnya, masyarakat yang menyisir di sekitar area genangan yang tak jauh dari rumah korban, tiba-tiba menemukan beberapa petunjuk berupa barang-barang korban di sekitar tempat kejadian.

Warga-pun menemukan sandal jepit, jilbab dan handphone di area tepian lokasi kejadian tenggelam kedua remaja putri tersebut.

Ungkap saksi tersebut, sekitar pukul 17.00 WIB, akhirnya kedua korban remaja putri tersebut ditemukan. Keduanya secara sigap dilarikan ke Puskesmas Bumiratu untuk mendapatkan pertolongan medis.

”Saat ditemukan, mereka langsung dilarikan ke Puskesmas Bumiratu oleh pihak puskesmas korban An. Aulia Nurul Khotomah dipastikan sudah tak bernyawa. Sedangkan, korban An. Jihan Nur Alifah saat dibawa masih terasa denyut nadinya lalu dibawa ke RSUD Pringsewu, namun sesampainya di RSUD Pringsewu oleh pihak rumah sakit korban tak selamat dan dinyatakan meninggal dunia,” Ungkap saksi.

AKBP Hamid Andri Soemantri selaku Kapolres Pringsewu, melalui Kapolsek Pagelaran Iptu Hasbulloh saat dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan terjadinya peristiwa tersebut

Pihaknya mengatakan kedua remaja putri yang tenggelam memang berasal dari Pekon Pamenang tersebut.

“Memang betul ada dua warga yang ditemukan tenggelam di area genangan bendungan Way Sekampung, dan saat ini petugas kepolisian masih berada di rumah duka,” katanya, Jumat (24/9) malam.

Saat mendapatkan laporan, kepolisian langsung mengutus petugas ke lokasi kejadian, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (Olah TKP) dan Identifikasi terhadap kedua korban.

Menurutnya, pihaknya sampai saat ini masih melakukan penyelidikan terkait penyebab meninggalnya kedua korban. Namun, hasil penyelidikan awal, diduga penyebab meninggalnya korban karena murni tenggelam.

“Hal ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan jenazah yang dilakukan aparat kepolisian bersama tenaga medis yang tidak memukan tanda bekas kekerasan ditubuh korban,” lanjutnya.Lantaran keluarga korban sudah menerima dan mengikhlaskan serta menolak dilakukan proses Otopsi, maka jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman. (Kumparan.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here