Beranda Ragam BPN Berhasil, Sertifikatkan 71 Ribu Bidang Tanah PTSL

BPN Berhasil, Sertifikatkan 71 Ribu Bidang Tanah PTSL

Onlinekoe.com, Bogor — Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor, berencana akan merampungkan. Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di tujuh kecamatan akhir tahun 2019.

Ketujuh kecamatan itu, masing masing Kecamatan Bojonggede, Cibinong, Sukaraja, Cileungsi, Leuwiliang, Tamansari, dan Kecamatan Ciawi.

“Bila dipersentasikan PTSL telah mencapai 95%, dengan mensertifikatkan sebanyak 71.000 bidang tanah, dengan target yang direncana sebesar 75.000 bidang tanah” kata Direktur PTSL, BPN Kabupaten Bogor, Wendi Isnawan, Senin (14/10/2019)

Menurutnya, program tersebut ternyata mendapat respon positif dari warga Bumi Tegar Beriman. Kehadiran PTSL diharapkan, dapat membantu masyarakat, kesulitan keuangan, dengan menjaminkan surat berharga tersebut pada pihak perbankan. Masyarakat mulai melek betapa pentingnya sertifikat tanah sebagai surat berharga.

“Sertifikat dapat dijadikan sebagai barang jaminan, membantu warga yang butuh keuangan. Sehingga warga merasa terbantu. Itu sebenarnya sasaran yang dinginkan pemerintah,”, tutur Wendi.

Atas keberhasilan BPN mensertifikatkan 71 000 bidang tanah atau target yang ditentukan sebasar 75.000 bidang, diharapkan dapat tercapai pada akhir tahun 2019 ini. Dalam waktu dekat ini Wendi berjanji akan segera merampungkan sepenuhnya pada tujuh kecamatan sebelum akhir tahun 2019.

Secara jujur Wendi mengakui, pelaksanaan PTSL 2019 terbilang sukses jika dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Wendi beralasan karena tahun ini PTSL dilaksanakan di lokasi perkotaan, faktor keterampilan dan pengalaman petugas di lapangan jadi penentu dan sangat penting.

Keberhasilan itu tandas Wendi, karena pelaksanaan PTSL pada tahun 2019 sangat berbeda dengan tahun tahun sebelumnya seperti pada tahun 2017 dan 2018, karena didukung oleh SDM berpengalaman.

”Tentu petugas lebih cekatan karena pengalaman tersaebut. Warga pun lebih antusias menerima kahadiran para petugas dilapangan. Ini yang membedakan, selain penerapan pola kerja tim PTSL”, tandas Wendi.(Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here