Bupati Pasaman Lantik DPP Ikatan Keluarga Kabupaten Pasaman

0
164

Onlinekoe.com | Pasaman-Jakarta – Bupati Pasaman Benni Utama melantik dan mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Kabupaten Pasaman (IKKP) Jakarta Periode 2020-2023, yang bertempat di Hotel Balairung, Jalan Matraman 19 Jakarta.

Pada kesempatan itu hadir juga Wakil Bupati Pasaman Sabar AS, Jajaran Pejabat Provinsi Sumatera Barat, Tokoh Perantau Pasaman dan segenap tamu undangan lainnya.

Bupati Pasaman Benni Utama, dalam sambutannya, “Menyampaikan banyak terdapat potensi wisata di Kabupaten Pasaman, antara lain Pengembangan Wisata Kawasan Equator Bonjol,”.

Bonjol merupakan salah satu dari 12 Kecamatan yang berada di Kabupaten Pasaman yang berjarak 153,4 km dari Ibukota Provinsi Sumatera Barat, Padang, serta merupakan tanah kelahiran Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol,

Bupati mengharapkan para perantau untuk ikut membangun fasilitas wisata seperti membuat homestay dan sarana akomodasi lainnya untuk menunjang program Festival Bonjol yang rencananya akan dilaksanakan pada saat terjadi titik kulminasi matahari pada bulan Maret dan September.

Pada kesempatan itu Ketua Umum terpilih IKKP periode 2020 – 2023, Apt. H. Drs. Adlis Rahman, M.M, menyampaikan bahwa prioritas program yang akan dilakukan pada masa kepengurusan adalah mendukung kemajuan sektor pariwisata Kabupaten Pasaman dan seluruh program Pemda Kabupaten Pasaman dengan tujuan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Pasaman.

“Selain pembenahan organisasi kearah yang lebih baik, melaksanakan program kerja serta mendukung Kemajuan sektor pariwisata Kabupaten Pasaman, IKKP bisa menjadi wadah persatuan anak rantau Kabuapaten Pasaman. Sehingga dapat mengoptimalkan potensi perantau dalam maupun luar negeri untuk kemajuan Kabupaten Pasaman,” tutur beliau.

Terakhir Marhakim/Hakim Mandai sebagai Ketua Pelaksana mengatakan, “Acara pelantikan kali ini berbeda dengan acara tahun tahun sebelumnya, karena pelantikan tahun ini masih berada pada masa pandemi Covid-19, sehingga panitia membatasi jumlah undangan dengan kapasitas 50% dengan protokol kesehatan yang ketat, menerapkan 5 M (Memakai Masker, Mencucui Tangan, Menjaga Jarak, menghindari kerumunan dan Mengurangi Mobilisasi)”, tutupnya. (UL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here