Beranda Ragam Bursa Inovasi Desa Menggali Ide Kreatif Yang Inovatif

Bursa Inovasi Desa Menggali Ide Kreatif Yang Inovatif

Onlinekoe.com, ACEH TIMUR – Koordinator Tenaga Ahli P3MD – PID Kabupaten Aceh Timur Yusmiadi, SE,

M.Si sapaan akrab Abu Yus menyebutkan tujuan dari pelaksanaan Bursa Inovasi Desa (BID) sebagai ajang sosialisasi berbagai dokumen pembelajaran yang telah berhasil di tempat lain untuk dapat dipilih oleh perwakilan desa yang hadir, tentunya dengan melihat juga potensi dan kearifan lokal desa di Aceh, terutama di Aceh Timur.

“Lima Kecamatan di Aceh Timur yang tergabung dalam Cluster IV mengelar Bursa Inovasi Desa (BID) pada program Inovasi Desa di Halaman Kantor Kecamatan Sungai Raya.Kamis Tanggal 1 Agustus 2019. Adapun kelima kecamatan tersebut diantaranya;
Kecamatan Sungai Raya sebagai tuan rumah. Rantau Selamat, Birem Bayeun, Kecamatan Peureulak Timur dan Kecamatan Simpang Jernih.” Sebut Abu Yus.

Dijelaskan Abu Yus, pada acara tersebut turut hadir Ketua komisi A DPRK Aceh Timur Irwanda, para Camat, para Kapolsek serta para Danramil, Para Mukim, Kepala Desa, Ketua Tuha Peut, dan Tokoh Perempuan, para TPID, PD dan PLD  serta sejumlah para undangan lainnya yang ada dalam lima kecamatan setempat.

Dalam sambutannya Abu Yus juga menyampaikan bahwa Bursa Inovasi Desa sebagai forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang  guna menggali potensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan dari pelaksanaan BID sebagai ajang sosialisasi berbagai dokumen pembelajaran yang telah berhasil di tempat lain untuk dapat dipilih oleh perwakilan desa yang hadir, tentu melihat juga potensi dan kearifan lokal desa kita di Aceh terutama di Aceh Timur. ” Ujar Abu Yus.

Pilihan tersebut tambahnya, dituangkan kedalam Kartu Komitmen Desa yang akan dibahas nanti pada saat Musrenbangdes untuk di reflikasikan, sehingga pilihan desa tadi tercantum kedalam RKPDes dan akhirnya teranggarkan ke dalam APBDes Tahun 2020. Lanjutnya.

Setiap Desa pada umumnya memiliki program andalan, seperti pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat Desa sehingga perlu pendampingan agar terlaksana dengan baik dan sesuai aturan.

“Setiap program yang direncanakan  harus melalui musyawarah dan melibatkan masyarakat setempat, agar apa yang akan dibangun nanti sesuai kebutuhan serta kepentingan masyarakat banyak,” tuturnya.

Abu Yus juga menegaskan, jangan takut berinovasi demi mensejahterakan masyarakat banyak. Pemerintah dan Tenaga Pendamping siap mendampingi para aparatur apabila ada kendala dalam hal melakukan inovasinya.

Diterangkan, didalam kegiatan Bursa Inovasi ini ada beberapa ruang seperti Ruang Bursa A yang mana di dalam ruang ini ditampilkan kegiatan kegiatan yang inovatif dibidang Pengembangan Ekonomi Lokal, sedangkan di Ruang Bursa B ditampilkan Kegiatan kegiatan yang inovatif dibidang Sumber Daya Manusia dan di ruang Bursa C ditampilkan Kegiatan kegiatan yang inovatif dibidang Insfrastruktur Berkualitas. Terakhir di Jendela 3 peserta menukarkan Kartu Komitmen tadi yang sudah ada pilihan sesuai kegiatan di Bursa A, B dan C dengan Sertifikat yang menandakan peserta perwakilan sudah ambil andil dalam menyukseskan BID tersebut”.Demikian terang Abu Yus.

Sementara itu menurut Bustami, SE Kabid ADG pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh Timur  menyampaikan semoga kegiatan BID ini menjadi Bahan masukan bagi musrembang Desa nantinya.

“Sebagai informasi, hingga saat ini Kecamatan Simpang jernih sudah full pelaksanaan dan penarikan anggaran dana desanya. Serta kecamatan Peureulak Timur sudah diatas 50 persen. Semoga pada acara BID ini dapat melahirkan ide-ide dan gagasan-gagasan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pendapatan asli Gampong. Semoga ada ide ide gagasan baru.”ujar Bustami.

Kegiatan yang dibuka oleh Camat Sungai Raya Murdhani, S.STP, M.Si. Pada sambutannya turut menyampaikan BID merupakan sebuah forum penyebaran dan  pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di Desa-desa.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjembatani kebutuhan masyarakat desa sekaligus sebagai sarana penyelesaian masalah dalam penggunaan dana Desa agar sesuai peruntukan nya,” ujarnya.

BID sebagai salah satu upaya membantu Kabupaten Aceh Timur dalam meningkatkan kualitas kegiatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat yang didanai dana desa.

Pembangunan Desa saat ini masih terfokus pada persoalan infrastruktur, sedangkan kegiatan kegiatan pemberdayaan masih sangat minim”. ujar Camat Sungai Raya.

Oleh karena itu diharapkan melalui program Inovasi desa ini dapat meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan kapasitas desa dalam mengembangkan rencana dan  pembangunan desa secara berkualitas dan terarah. (Azhar)

Photo : DPRK Aceh Timur ketua Komisi

A Irwanda saat diwawancarai wartawan didampingi Tenaga Ahli P3MD Drs. Hawari dan Fachrurrazi, SP, Camat Peureulak Timur, Camat Sungai Raya dan Camat Birem Bayeun. (Photo/Ist/Az)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini