Beranda Ragam Dampak Perang Dagang AS-Tiongkok terhadap Sumatera

Dampak Perang Dagang AS-Tiongkok terhadap Sumatera

Onlinekoe.com, Tanah Karo – Ekspor utama Sumatera ke Tiongkok yang terkena dampak kebijakan perdagangan Amerika Serikat (AS) -Tiongkok, sebagian besar berupa produk manufaktur olahan bentuk barang setengah jadi dan barang jadi.

“Namun, product similarity analysis dari 60 komoditas ekspor terbesar Tiongkok dan Indonesia ke AS menunjukkan bahwa Sumatera sulit untuk mengambil peluang ini.

Hal itu diungkapkan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, Wiwiek Dasto Widayat saat menjadi pembicara pada pelatihan dan Gathering dengan wartawan di Taman Simalem, Resort KabupatenTanah Karo, Sumatera Utara, Kamis 26/9/2019.

Dia menyebutkan, ekspor Sumatera untuk produk sejenis sangat minim, hanya sebesar 1,4 % dari total ekspor Sumatera ke AS mayoritas berupa peralatan elektronik seperti kabel dan lighting equipment.

“Terkait pertumbuhan ekspor Indonesia ke USA pada 2016 hanya 0,061 %. Angka ini meningkat menjadi 10,14 % di 2017. Namun, pada 2018 menurun menjadi 3,71%,” rinci Wiwiek.

Total ekspor Tiongkok pada 2018 sebesar 563 miliar dolar AS.Total ekspor Indonesia 2018 18 miliar dolar AS. Pertumbuhan ekspor Tiongkok ke AS pada 2016 sebesar 4,51%. Angka ini meningkat menjadi 9,24 % di tahun 2017.Namun terjadi penurunan pada 2018 menjadi 7,12 %.

“Dalam hal ini Indonesia dapat mengisi perdagangan ekspor-impor yang direstrukturisasi oleh masing-masing negara (AS-Tiongkok),” jelas Wiwiek.

Berbicara tentang pertumbuhan ekonomi Sumut 2019, dia memprediksikan meningkat dari 2018 lalu yaitu di level 5,1-5,5 %. Terjadinya peningkatan menurut Wiwiek karena didorong konsumsi pemerintah di samping perbaikan jaringan ekspor yang signifikan di tengah kinerja konsumsi rumahtangga yang sedikit mengalami perlambatan dibanding sebelumnya.(tiara/mawar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here