Beranda Pendidikan Dosen IIB Darmajaya Rancang Sistem Layanan Administrasi Desa di Lampung

Dosen IIB Darmajaya Rancang Sistem Layanan Administrasi Desa di Lampung

Bayu Nugroho, S.Kom., M.Eng., (berbatik cokelat) ketika mendengarkan paparan Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi dalam mencoba RFID (gambar bawah)

Onlinekoe.com, BANDAR LAMPUNG – Dari sekian orang yang hadir dalam Dialog Virtual Gubernur Lampung Menyapa Desa, Kamis (28/1/2021), salah satu akademisi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya turut berkontribusi dalam memudahkan pengurusan administrasi desa.

Bayu Nugroho, S.Kom., M.Eng., merancang teknologi e-KTP berbasis Radio Frequency Identification (RFID). “RFID menyimpan data nomor identitas pemiliknya dalam sebuah chip yang akan terbaca jika KTP didekatkan pada RFID Reader,” kata Bayu Nugroho yang menyelesaikan RFID dalam seminggu tersebut.

Penggunaan teknologi RFID ini merupakan implementasi dalam Program Smart Village untuk mendukung pembangunan di desa berbasis teknologi informasi atau internet. “Hadirnya smart village yakni memberikan kemudahan dalam integrasi data salah satunya implementasi Kartu Petani Berjaya melalui integrasi data Kartu Petani Berjaya,” ujarnya.

Dosen Sistem Komputer ini juga menjelaskan implementasi smart village di Provinsi Lampung berpijak pada tiga pilar utama yang akan dapat mewujudkan desa yang cerdas. Salah satunya adalah Sistem Layanan Administrasi Pemerintahan Desa berbasis digital yang prima dan terintegrasi baik di tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga provinsi.

“Dalam sistem ini, desa akan mempunyai command center mini yang terintegrasi dengan sistem e-tapping dengan memanfaatkan KTP elektronik. Warga desa dapat membuka menu layanan mandiri di Sistem Layanan Administrasi Pemerintahan Desa hanya dengan mendekatkan e-KTP ke e-KTP reader dan memudahkan dalam pembuatan surat pengantar/keterangan/permohonan apa saja di kantor desa,” kata dia.

Bayu Nugroho mengatakan IIB Darmajaya bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung menyusun Masterplan Program Smart Village tahun 2021-2024. “Memfasilitasi aplikasi pelayanan administrasi pemerintahan desa berbasis open source untuk diberikan dan dimanfaatkan oleh desa-desa di Lampung,” kata Bayu. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here