LSF RI Gelar Sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri di Agam

Onlinekoe.com | Agam – Lembaga Sensor Film Republik Indonesia (LSF RI) menggelar Sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Rabu (24/4/2024).

Dr. Naswardi, MM., ME., ketua Komisi III LSF RI, dalam sambutannya mengatakan, bahwa LSF RI terus berkomitmen meningkatkan kesadaran masyarakat melakukan Budaya Sensor Mandiri.

“Gerakan ini sebagai literasi dan edukasi masyarakat untuk memilah tontonan sesuai klasifikasi usia,” kata Naswardi.

Ia juga menegaskan, kriteria film yang perlu diperbaiki, termasuk kekerasan, narkotika, pornografi, penjatuhan harkat dan martabat, serta pelecehan agama.

Sementara itu, Bupati Agam yang diwakili Sekda Kabupaten Agam, Drs.Edi Busti, M.Si., mengungkapkan rasa terimakasih karena Agam dipilih sebagai lokus pelaksanaan sosialisasi.

“Kondisi saat ini menjadi prihatin untuk generasi muda. Smartphone mempengaruhi pola pikir generasi muda,” tuturnya.

Sekda juga menekankan, pendidikan merupakan legacy utama yang ingin diberikan kepala daerah saat ini.

“Membangun fisik bisa sekejap, tetapi membangun akhlak dan fisik seseorang memerlukan waktu. Akhlak sendirilah yang menjadi sensor mandiri menghadapi dunia digital,” ucapnya.

Dibuktikan juga Agam fokus pada pembentukan literasi dengan membuka 200 formasi guru Pendidikan Agama Islam.

“Mengajar anak menjadi pintar dalam pengetahuan umum itu sebentar, tetapi mendidik moral dan nilai memerlukan waktu. Agam benar-benar fokus membangun literasi di tengah masyarakat,” terang Edi Busti menutup.

Acara tersebut, dihadiri oleh berbagai pihak di antaranya Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Kemendikbudristek Undri, SS, M.Si, Ketua Sub Komisi Penelitian dan Pengkajian LSF Kuat Prihatin, S.Sos, MM, termasuk kepala sekolah SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Agam, pelajar, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, serta kalangan media.

Anggota LSF RI Noorca M. Massardi, Wakil Gubernur Sumatra Barat yang diwakili oleh Wahendra (Kabid Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatra Barat), dr. Rahmadonal M Iqbal (Juara LIDA Indosiar 2021), dan Verio Hasferi (Uda Rio), content creator dari “Garundang” turut menjadi narasumber dalam acara tersebut. (Warman/IKP Diskominfo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here