Onlinekoe – Kunjungan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., di Bengkulu memanfaatkan dengan melaksanakan salat Jumat berjamaah di masjid Agung At-Taqwa bersama masyarakat kota Bengkulu Jumat 24/04.
Kehadiran tokoh ulama besar, menarik antusiasme dari masyarakat yang ingin beribadah sekaligus menyimak pesan religius langsung dari sang Menteri.
Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin Umar tidak hanya hadir sebagai jamaah, tetapi juga bertindak sebagai khatib. Dalam khutbahnya, ia memberikan penekanan khusus pada makna mendalam dari ibadah jumatan umat muslim.
“Salat Jumat bukan hanya kewajiban, tetapi juga momentum untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujar Nasaruddin Umar dalam khutbahnya.
Beliau juga mengajak para jamaah untuk menghidupkan hati melalui zikir dan tasbih sebagai benteng spiritual dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Sebagai hamba, kita harus terus mendekatkan diri kepada Allah dengan berzikir dan bertasbih, agar hati kita selalu terjaga dan merasa dekat dengan-Nya,” tambahnya.
Selain aspek spiritualitas pribadi, Menag Nasaruddin Umar menyoroti pentingnya penanaman nilai-nilai agama pada generasi muda. Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an harus menjadi landasan utama bagi anak muda dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Mendidik generasi muda dengan nilai-nilai Al-Qur’an adalah langkah strategis untuk menciptakan generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing,” tegas beliau.
Pelaksanaan salat Jumat di Masjid Agung At-Taqwa yang merupakan ikon religi Kota Bengkulu ini menjadi momen silaturahmi yang hangat.
Kehadiran pejabat negara di tengah saat jamaah diharapkan mampu memperkuat ikatan batin antara pemerintah pusat dan masyarakat di daerah.
Antusiasme warga terlihat dari penuhnya area masjid hingga ke selasar, membuktikan bahwa kehadiran Menteri Agama memberikan dampak positif bagi semangat religiusitas warga Kota Bengkulu. (jlg)







