Onlinekoe.com, (Batam) – Pasca perayaan Tahun Baru Imlek 2026, Polda Kepulauan Riau memperkuat langkah preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif. Melalui Satgas Preventif Operasi Liong Seligi 2026, kegiatan patroli dialogis dan sambang masyarakat dilaksanakan pada Rabu (18/2/2026) di sejumlah titik strategis Kota Batam.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatgas Preventif Operasi Liong Seligi 2026 bersama Kasubsatgas Preventif serta personel yang terlibat dalam operasi. Patroli difokuskan pada pusat keramaian dengan mobilitas tinggi, khususnya di kawasan pusat perbelanjaan dan pelabuhan internasional.
Personel Satgas Preventif menyambangi masyarakat yang beraktivitas di Mega Mall Batam Center serta penumpang yang datang dan berangkat melalui Pelabuhan Internasional Batam Center. Kedua lokasi tersebut dinilai memiliki intensitas kunjungan yang tinggi pasca perayaan Imlek, sehingga membutuhkan penguatan pengawasan dan kehadiran aparat kepolisian.
Dalam pelaksanaan patroli, personel memberikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Masyarakat diingatkan agar tidak memberikan kode One Time Password (OTP) kepada pihak mana pun yang tidak dikenal, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang kerap memanfaatkan momentum keramaian dan euforia pasca hari besar keagamaan.
Selain menyasar masyarakat umum, Satgas Preventif juga berkoordinasi dengan satuan pengamanan (security) di masing-masing lokasi guna memperkuat sistem pengawasan internal dan respons cepat apabila ditemukan potensi gangguan keamanan.
Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan preventif akan terus ditingkatkan selama pelaksanaan Operasi Liong Seligi 2026.
“Polda Kepri melalui Operasi Liong Seligi 2026 terus mengedepankan langkah preventif dengan patroli dan imbauan langsung kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada, tidak mudah percaya terhadap berbagai modus penipuan, serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan melalui Call Center 110 atau kantor kepolisian terdekat. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Melalui penguatan patroli dialogis dan edukasi langsung di lapangan, Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga pasca perayaan Imlek 2026, sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menghadapi potensi tindak kejahatan, khususnya penipuan berbasis digital. (***)
Editor: Anwar







