Beranda Ragam Pedestrian Suryakencana Dibangun, Perpakiran Rugi Rp 600 Juta

Pedestrian Suryakencana Dibangun, Perpakiran Rugi Rp 600 Juta

Onlinekoe.com, Bogor – Dinas Perhubungan Kota Bogor, sub retribusi perparkiran mengalami kerugian hebat. Tak kurang dari Rp 600 juta dana retribusi parkir hilang, akibat pembangunan jalur Pedestrian di sepanjang jalan Suryakancana.

Sejak pagi hingga malam, jalur tersebut dihiasi kemacetan parah, sehingga para pengunjung yang berbelanja di kawasan itu enggan turun dan lebih memilih melaju hingga Sukasari Bogor selatan.

“Kerugian pun dialami khususnya pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor perparkiran, selama pelaksanaan pembangunan Pedestrian jalan Suryakancana ini, sektor perparkiran di jalur itu, mengalami kehilangan pendapatan hingga mencapai sedikitnya Rp 600 Juta”, kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Dishub Doddy Wahyudin Kamis (10/9/2019)

Doddy mengungkapkan pendapatan restrebusi parkir di jalan Suryakancana perharinya bisa mencapai 5 Juta rupiah. Bila dikalikan selama 120 hari dalam pembangunan Pedestrian itu, maka diperkirakan mengalami kerugian seberar Rp 600 Juta.

Dia mengakui lintasan jalur Suryakancana suatu kawasan primadona untuk pendapatan parkir di Kota Bogor. Sejak pembangunan pedestrian itu, hampir setiap hari, kawasan Primadona parkir itu, tidak menghasilkan retrebusi minim sekali.

“Baru kemaren 13 juru parkir datang pada saya mengeluh dan menyampaikan hal itu. Mau diapakan lagi, itu proyek Pemkot harus kita dukung bersama. Soal keluhan mari kita menangis Bereng,” tandas Doddy.

Doddy yakin, jalur Suryakancana akan segera kembali menjadi primadona perparkiran dan mungkin pendapatannya akan jauh lebih besar lagi. Setelah pembanguan itu selesai. Menyinggung kerugian yang dialami akibat pembangunan pedestrian, berimbas pada menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Doddy menegaskan pembangunan Pedestrian saat ini, jelas berdampak pada penurunan pendapatan perparkiran, Untuk mengatasi masalah ini, kita akan berikan penjelasakan baik kepada Pemerintah Kota Bogor, maupun kepada para wakil rakyat termasuk menyampaikan pelaporan pada Inspektorat. (Den )

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here