Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang Pendeta Nurmala Br Ginting Dimutasi ke GPIB Betlehem Comal Pemalang, Jemaat GPIB...

Pendeta Nurmala Br Ginting Dimutasi ke GPIB Betlehem Comal Pemalang, Jemaat GPIB Bethel Tanjungpinang Haru Lepas Keberangkatan

Ibadah Pengutusan Pendeta Jemaat GPIB Bethel Tanjungpinang, Pendeta Nurmala Br Ginting, S.Fil., foto bersama IKMAL Kota Tanjungpinang dan Sektor 6 berlangsung penuh haru di Sekretariat GPIB Bethel Tanjungpinang, Jalan Wonosari Km.7, Tanjungpinang. Minggu (17/5/2026)

TANJUNGPINANG, Onlinekoe.com – Ibadah Pengutusan Pendeta Jemaat GPIB Bethel Tanjungpinang, Pendeta Nurmala Br Ginting, S.Fil., berlangsung penuh haru di Sekretariat GPIB Bethel Tanjungpinang, Jalan Wonosari Km.7, Tanjungpinang. Minggu (17/5/2026). Pendeta muda tersebut resmi melanjutkan pelayanan sebagai Ketua Majelis Jemaat di GPIB Betlehem Comal Pemalang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Perpindahan pelayanan Pendeta Nurmala Br Ginting menjadi perhatian jemaat karena selama kurang lebih dua tahun melayani di GPIB Bethel Tanjungpinang, ia dinilai berhasil membangun kedekatan emosional dengan jemaat lintas usia serta aktif menguatkan pelayanan gereja.

Pendeta Nurmala Br Ginting, S.Fil., Minggu (17/5/2026), Foto: Onlinekoe.com (Anwar)

Dalam penyampaian pesan dan kesannya, Pendeta Nurmala Br Ginting mengaku sangat terharu meninggalkan jemaat yang selama ini menjadi bagian perjalanan pelayanannya di Kota Tanjungpinang.

“Saya berpikir waktu itu tidak menentu. Yang paling penting adalah bagaimana kita saling menyayangi di dalam pelayanan. Secara pribadi, waktu pelayanan ini terasa sangat cepat bagi saya, tetapi begitu banyak pengalaman dan kasih yang saya terima,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas antusiasme dan dukungan jemaat selama dirinya melayani di GPIB Bethel Tanjungpinang. Menurutnya, semangat jemaat dalam beribadah dan mendukung pelayanan tidak pernah surut.

Ibadah Pengutusan Pendeta Jemaat GPIB Bethel Tanjungpinang, Pendeta Nurmala Br Ginting, S.Fil foto bersama Pendeta Nicodemus Boenga dan Jamaat di GPIB Bethel Tanjungpinang No.1D Km.7. Minggu (17/5/2026), Foto: Onlinekoe.com (Anwar)

Pendeta Nurmala menekankan bahwa seorang pendeta merupakan sosok yang rentan dalam menjalankan pelayanan karena harus menghadapi beragam karakter, perbedaan pendapat, hingga tuntutan jemaat yang datang tanpa mengenal waktu.

“Pendeta itu sebenarnya sangat rentan stres dalam pelayanan. Tidak ada jam kerja karena 24 jam harus siap melayani. Karena itu saya berpesan kepada jemaat, topanglah hamba Tuhan yang melayani di gereja ini sebagai support system dalam pelayanan,” katanya.

Ia berharap pengalaman pelayanan di Tanjungpinang menjadi proses pembelajaran penting untuk membentuk dirinya menjadi pendeta yang lebih bijaksana dan penuh hikmat di masa mendatang.

“Saya bersyukur ditempa, diajari, dan diproses di jemaat ini. Menjadi pendeta muda tidak gampang karena harus masuk ke berbagai kategori usia jemaat. Tetapi di sinilah saya belajar menjadi lebih bijaksana,” tambahnya.

Sementara itu, Pendeta Nicodemus Boenga, S.Si- Teol, “menjelaskan bahwa mutasi pelayanan di lingkungan Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) merupakan kewenangan Majelis Sinode yang berkedudukan di Jakarta.

Menurutnya, secara kelembagaan penempatan pendeta di suatu wilayah umumnya berlangsung selama satu periode atau lima tahun. Namun, dalam kondisi tertentu, Majelis Sinode memiliki hak prerogatif untuk melakukan mutasi pelayanan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan gereja.

“Penempatan pendeta sudah diatur oleh Majelis Sinode GPIB di Jakarta. Namun sewaktu-waktu bisa dilakukan mutasi pelayanan sesuai kebutuhan organisasi gereja. Pendeta Nurmala Br Ginting mendapat surat tugas untuk melayani di GPIB Betlehem Comal Pemalang, Jawa Tengah,” jelasnya.

Ia berharap Pendeta Nurmala tetap konsisten melayani jemaat dengan penuh kasih di tempat tugas yang baru. Selain itu, ia juga mengingatkan jemaat di GPIB Bethel Tanjungpinang agar terus menjaga persaudaraan dan saling mendukung dalam pelayanan gereja.

“Harapan kami, Pendeta Nurmala tetap konsisten dalam pelayanan di tempat yang baru. Untuk jemaat di sini, tetap saling menyayangi satu sama lain,” tutupnya. (Anwar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini