Onlinekoe.com, Bireuen-
Penjualan air mineral kemasan berbagai merek, dari umat Islam,untuk disumbangkan kepada panitia masjid dan Meunasah, keperluan buka puasa dan persiapan untuk shalat tarawih,sebab diberbagai masjid dan Meunasah di seluruh desa dan kota, setiap malam selama ramadhan,banyak dikunjungi warga masyarakat,untuk beribadah.
Warga masyarakat, buka puasa di masjid dan Meunasah,air mineral disediakan sampai persiapan shalat tarawih, dengan cuaca panas selama ini di Bireuen, para jama’ah merasa kepanasan Walaupun setiap masjid dan Meunasah, dipasang Kipas Angin, ujar Tgk haji Lidansyah Mahmud,55, pengurus masjid di Kecamatan Simpang Mamplam Bireuen.
Usai shalat tarawih, jama’ah disediakan air mineral, bila haus, langsung ambil di kotak,yang diletakkan di sudut sudut tiang masjid dan Meunasah,air mineral ini semuanya sedekah dari warga masyarakat, setiap hari selalu datang dan dibawa para jama’ah, kata Tgk Syamsuddin, pengurus Meunasah di Kecamatan Padrah.
Sementara itu,Mansur,43, pedagang air mineral,di kota Bireuen,yang dihubungi , membenarkan selama bulan puasa, penjualan air mineral kemasan berbagai merek, meningkatkan setiap hari sepuluh sampai tiga puluh kotak,oleh umat Islam,untuk disumbangkan kepada tempat sarana ibadah.
Penjualan air mineral juga ada kaitan cuaca panas selama ini,untuk konsumsi buka puasa bersama usai shalat tarawih, bahwa untuk anak muda tadarus Alquran, para pedagang langsung mengantar air mineral kemasan gelas, ke masjid dan Meunasah, setelah diberi oleh konsumen,ujar Hasbi Abdullah, pedagang di pasar kota Kuta Blang Bireuen.
Selain,itu permintaan kelapa muda,juga meningkatkan, maka, tak jarang, pedagang cilik bermunculan selama bulan Ramadhan 1440 hijriah,untuk membantu masyarakat ,beli kelapa muda,banyak dijual dipinggiran jalan nasional Medan Banda Aceh termasuk dalam kota, harga bervariasi mulai RP 5000 sampai RP 7000/Buah.
Buah kelapa muda, menurut Rizki, pelajar masih duduk di bangku SMA di Bireuen, penjualan buah kelapa muda, hanya untuk cari uang jajan dan membantu belajar cari uang sendiri,buah kelapa muda dibeli dari petani di Gampong, sebut Rizki, warga Pulo Kiton Bireuen(r.jibro)







