Beranda Ragam Tokoh Muda Aceh Selatan Nilai AKD DPRK Asel Cacat Hukum

Tokoh Muda Aceh Selatan Nilai AKD DPRK Asel Cacat Hukum

Onlinekoe.com, Aceh Selatan – Muhammad Hasbar Kuba, Mahasiswa Asal Aceh Selatan Mengatakan Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten(DPRK) Aceh Selatan cacat Hukum karena pimpinan Dewan tidak memasukkan semua anggota Dewan dalam AKD

“Merujuk pada Peraturan Pemerintah Indonesia No 12 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tata tertip DPRD Provinsi Kabupaten/ kota, Semua Anggota Dewan harus masuk dalam alat kelengkapan Dewan, tanpa terkecuali.” kata Mahasiswa Hukum Tata Negara UIN Arraniry dalam siaran persnya kepada media ini, Rabu 13/11/2019) malam.

“Kalau mau, saya bacakan Peraturannya, ini saya bacakan ya! Bab 10 pasal 120 ayat 2. Setiap Anggota DPRD harus menjadi anggota Salah Satu Fraksi. Kemudian di Ayat ke 7 dijelaskan lagi bahwa pembentukan fraksi dilaporkan kepada pimpinan DPRK untuk di umumkan dalam rapat paripurna. Tapi kenapa yang diumumkan oleh Pimpinan Dewan cuma 24 orang, sedangkan jumlah Anggota DPRK Aceh Selatan secara keseluruhan 30 orang. Kan lucu ini,”jelas Kabid Advakasi Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan(HAMAS) ini

“Saya berharap Pimpinan DPRK Aceh Selatan punya nurani kepada sesama anggota Dewan yang sama sama dipilih oleh masyarakat Aceh Selatan, karena mereka ini juga diberikan mandat oleh Masyarakat untuk menjadi perwakilan Rakyat ” ujarnya.

Seperti yang diketahui dalam pengumuman AKD Kemarin ada enam Anggota Dewan yang tergabung dalam Fraksi Indonesia Merdeka tetapi tidak diumumkan pada saat pengumuman AKD, yakni Zamzami. ST (PKPI) Masridha. ST (PKPI), Muntasir Kamal (Nasdem), Awaluddin (Nasdem), Very Harianto (Nasdem) dan Siska Rajo Evi (Golkar). (Mhd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here