Upaya Peningkatan Kemampuan Babinsa, Dandim 0104/Atim Lepas Ujung Tombak Satuan

Upaya Peningkatan Kemampuan Babinsa, Dandim 0104/Atim Lepas Ujung Tombak Satuan

Onlinekoe.com, LANGSA – Komandan Kodim 0104/Atim Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis yang diwakili Danramil 10/Simpang Jernih selaku Perwira Piket Lettu Inf Jaya Sakti melepas ujung tombak satuan yakni Babinsa berangkat ke Koramil Model jajaran Kodim 0102/Pidie Korem 011/Lilawangsa yang beralamat di Desa Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, dalam rangka pengarahan pendayagunaan Ramil Model sebagai upaya peningkatan kemampuan Babinsa, bertempat di Aula Garasi Makodim, Desa Payabujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Minggu (24-03-2019).

“Kegiatan Pemberdayaan Koramil Model ini merupakan upaya mewujudkan kemampuan aparat kewilayahan, untuk melaksanakan fungsinya dalam rangka meningkatkan kemampuannya guna menunjang pelaksanaan tugas pembinaan teritorial dilapangan, “ungkap Dandim 0104/Atim, Letkol. Inf. Muhammad Iqbal Lubis.

Lanjutnya, Koramil Model adalah bagian dari satuan pelaksana komando kewilayahan dan sebagai ujung tombak pelaksana pembinaan wilayah. Selain melaksanakan tugas pokoknya, Koramil model juga bertugas menyelenggarakan pembekalan pelatihan bagi prajurit yang baru masuk ke satuan Kowil sebagai bekal melaksanakan tugasnya dilapangan sebagai Babinsa.

“Koramil model juga menjadi contoh bagi Koramil lainnya, baik dalam rangka pembinaan teritorial maupun dalam rangka pembinaan satuan, “jelasnya.

Oleh karenanya, dia menambahkan bahwa pemberdayaan koramil model harus didukung dengan sarana dan prasarana yang lengkap dan maksimal, guna mendukung setiap pelaksanaan kegiatan. Sebab Koramil Model sebagai pengembangan penigkatan kemampuan Babinsa serta merupakan Koramil percontoh bagi Koramil yang lain.

“Pembekalan materi yang diberikan harus dikuasai oleh setiap aparat Kowil, sehingga mahir dalam melaksanakan BINTER diwilayah, serta pengembangan kreatifitas, inovasi dan inisiatif dari aparat terus ditingkatkan guna mendukung dinamika tugas yang semakin komplek, “terangnya lagi.

Dalam mempercepat peningkatan pelaksanaan Binter oleh seluruh aparat teritorial di daerah diperlukan peningkatan ketrampilan seluruh aparat komando kewilayahan, untuk itu Koramil model harus didayagunakan untuk menatar serta memberikan tuntutan kepada aparat komando kewilayahan yang ada maupun personel yang baru masuk satuan komando kewilayahan. Tolak ukur keberhasilan dalam pendayagunaan Koramil model dapat terlihat dengan maksimalnya aparat teritorial/Babinsa dalam melaksanakan Binter.

“Pembinaan Teritorial merupakan salah satu tugas pokok dan tangung jawab satuan teritorial yang di lakukan oleh aparat kewilayahan atau babinsa untuk mengolah potensi wilayah (geografi, demografi dan kondisi sosial) untuk kepentingan pertahanan negara. Untuk itu perlu pembekalan sehingga kualitas satuan teritorial sebagai ujung tombak selalu handal dalam menghadapi tugas serta memiliki kecakapan dalam melaksanakan tugas, “pungkasnya. (Mahdi)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan