Beranda TMMD Reg ke-130 Kodim 0736/Batang Warga Desa Sembung Berharap Jumlah Bedah RTLH dalam Program TMMD Kodim Batang...

Warga Desa Sembung Berharap Jumlah Bedah RTLH dalam Program TMMD Kodim Batang Ditambah

BATANG — Sejumlah warga Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, berharap jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) yang direhabilitasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Kodim 0736/Batang dapat ditambah.

Harapan tersebut muncul karena masih terdapat sejumlah rumah warga yang dinilai membutuhkan bantuan perbaikan agar lebih layak untuk dihuni. Warga mengapresiasi pelaksanaan program TMMD yang telah memasukkan rehabilitasi RTLH sebagai salah satu sasaran fisik di Desa Sembung.

“Kami berterima kasih dengan adanya TMMD Kodim Batang. Beberapa RTLH di Desa Sembung akan direhabilitasi. Hanya saja, kalau diperbolehkan dan memungkinkan, jumlah rumah yang akan dibedah bisa bertambah dari yang sudah direncanakan. Menurut warga, masih ada beberapa rumah yang membutuhkan uluran tangan untuk diperbaiki,” ungkap Tarman, Selasa (20/10/2026).

Menurut warga, penambahan jumlah rumah yang direhabilitasi diharapkan dapat membantu lebih banyak keluarga yang membutuhkan, terutama mereka yang kondisi tempat tinggalnya memerlukan perbaikan.

Sementara itu, Pasiter Kodim 0736/Batang, Kapten Arh Paermo, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah akan ada penambahan sasaran rehabilitasi RTLH dalam pelaksanaan TMMD tersebut.

Ia menjelaskan, untuk saat ini jumlah yang telah direncanakan dan dipastikan dalam program TMMD Reguler ke-130 di Desa Sembung adalah lima unit rumah.

Kelima rumah tersebut masing-masing milik Bapak Mursidi, Ibu Sriyati, Bapak Ismail, Bapak Rohadi, dan Bapak Budi, yang seluruhnya merupakan warga Desa Sembung.

Program rehabilitasi RTLH menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kondisi tempat tinggal masyarakat sekaligus bagian dari sasaran fisik TMMD. Melalui program ini, diharapkan warga penerima manfaat dapat menempati rumah yang lebih layak dan nyaman “ungkapnya”.

Harapan warga agar jumlah sasaran rehabilitasi ditambah menjadi perhatian tersendiri, mengingat masih adanya rumah yang membutuhkan perbaikan. Meski demikian, realisasi penambahan sasaran masih menunggu kepastian dari beberapa pihak terkait.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini