Zamrud Gelar Pameran Tunggal Oret-oret Sketsa Kini di Tan Artspace Semarang

0
147

Onlinekoe.com | Semarang – Zamrud Setya Negara bakal menggelar Pameran Tunggal bertajuk SketZamrud: “Oret-oret Sketsa Kini”. Pameran SketZamrud bakal ditaja di Tan Artsapce, Jl. Papandayan No.11, Semarang, dari 9 -21 Januari 2022

Pameran SketZamrud yang diagendakan akan dibuka Kepala Dinas Kepemudaan , Olah Raga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Drs. Sinoeng Noegroho Rachmadi, MM, Minggu (9/1/2022) pukul 16.00 WIB. Pada kesempatan ini juga Zamrud Setya Negara akan menyerahkan salah satu karya sketsanya bertajuk : “Tugu Lawet Kebumen” kepada Kadis Kepemudaan , Olah Raga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah.

Bagi Zamrud yang kesehariannya pegawai Galeri Nasional Indonesia ini, Pameran Tunggal SketZamrud yang bertajuk “Oret-oret Sketsa Kini” ini merupakan pameran tunggal perdananya.

SketZamrud menyajikan 18 sketsa karya pilihan dalam tampilan sketsa hitam putih dan sketsa berwarna yang memilih berbagai lokasi serta bangunan sebagai objek pilihannya.

“Karya yang saya gelar dalam pameran ini sebagai hasil proses kreatif dan aktivitas dalam dua tahun terakhir pasca hajatan besar para pelaku sketsa Indonesia pada “Festival Sketsaforia Urban” di Galeri Nasional Indonesia pada tahun 2019 yang lalu,” terangnya.

Lebih lanjut, Zamrud mengatakan, memilih Kota Semarang menjadi kota pilihan untuk menggelar Pameran Tunggal perdana SketZamrud bukanlah hal yang tanpa sengaja dan datang serta-merta.

Menurut Zamrud, sebagai kreator komunitas sketsa “KamiSketsa GalNas” adalah adanya beberapa catatan dan alasan kuat yang melatarbelakangi dan untuk memantapkan menggelar pameran ini di Kota Semarang.

Diantaranya, lanjut Zamrud, betapa energi dan gerak para pelaku atau penggiat sketsa yang berpadu dengan lingkungan sekitaran, artspace, dan berbagai elemen terbentuk menjadi kesatuan harmonis yang serempak saling bersinergi dalam proses berkesenian. Tentunya hal tersebut menjadi layar tersendiri pada peta seni rupa di Indonesia dan patut menjadi referensi bagi kota-kota lainnya.

Menyinggung tentang hal tersebut maka kita tidak boleh luput dengan Semarang! Selanjutnya, yang tak kalah pentingnya memilih Semarang dengan Tandhok Artspace dan Semarang Sketchwalk sebagai lokus dan host-nya adalah menarasikan kedekatan emosional dan kebersamaan sebuah keluarga besar sketsa Indonesia yang terjalin dengan sangat erat, produktif, dan santun yang memberikan imbas geliat berkesenian yang terus semakin menggejala bagi masyarakat secara signifikan pada masyarakat sekitar.

“Bagi saya, pameran ini bukan hanya menjadi kebanggaan yang luar biasa dan menjadi pijakan langkah berikutnya untuk dapat terus mempresentasikan ide, proses, serta hasil olah kreatif dalam karya-karya sketsa (SketZamrud). Tetapi juga memiliki peran penting untuk menjadi bagian gerak tumbuh seni sketsa yang saat ini tidak saja mengalami “pembaruan” tetapi juga menyatakan “pembauran” yang lebih dinamis, ” tandas Zamrud.

Artis Talk dan Nyeket Bareng

Pameran yang digawangi Rizki Ayu Ramadhana sebagai exhibiton designer-nya dan didukung oleh Tan Artspace, Semarang Sketchwalk, Arisan Exhibition The Series, Paperina, ArtLand, serta ArtMedia Graphic Design Printing and Finishing ini dirangkai dengan gelaran Artist Talk pada 9 Januari 2022 pukul 18.30 WIB serta acara “Nyeket Bersama” (OTS) di Kawasan Kota Lama, Semarang, pada 15 Januari 2022 pukul 07.00-11.00 WIB.

Zamrud membeberkan, “SKETSA KINI” merupakan gambaran sketsa hari ini di mana proses terus berlangsung dengan semangat dan euforia aktivitas sketsa saat ini yang semakin menggeliat dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat sebagai pelaku dan penggiatnya dari berbagai latar belakang profesi.

Hal tersebut banyak memberikan warna dan khazanah baru bahkan bersifat sangat “permisif” pada warna dan perkembangan sketsa yang terjadi. Mulai dari pemilihan objek, teknik, penggunakan piranti/medianya, serta mobilitasnya yang cenderung berkelompok /berkomunitas dalam proses kreatifnya.

Hal tersebut tidak dapat terhindarkan sehingga menjadikan sketsa sebagai cabang seni atau tepatnya kreatif seni yang sarat dengan “pembaruan” dan “pembauran”. “Sketsa hari ini bukan lagi hanya membicarakan bagaimana menarik garis dan melulu tentang teknik akan tetapi sudah berlanjut bagaimana sketsa itu menarik perhatian dan menghimpun kebersamaan,” pungkas Zamrud.

Sementara itu, Ketua Semarang Sketchwalk (SSW), Ratna Sawitri mengatakan, Pameran Tunggal bertajuk SketZamrud: “Oret-oret Sketsa Kini” merupakan program Arisan Exhibition The Series yang digelar SSW yang ke – 14.

Ratna menambahkan Arisan Exhibition The Series memang memberi kesempatan kepada perupa tamu yang bukan anggota SSW untuk berpameran.

“Harapannya kehadiran para perupa tamu ini akan memberi warna sekaligus memantik semangat anggota SSW agar terus kreatif dan meningkatkan kualitas karyanya,,Sebelumnya pernah berpameran perupa tamubNanang Wijayai dan Klowor Waldiyono dari Jogjakarta program Arisan The Series ini juga,” imbuh Ratna. (Heru Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here