
Onlinekoe.com, (TANJUNGPINANG) – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pulau Penyengat mengalami lonjakan signifikan pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Data mencatat peningkatan jumlah pengunjung dari hari pertama hingga hari ketiga Lebaran, mendorong aparat kepolisian meningkatkan pengamanan di kawasan wisata tersebut. Senin (23/3/2026)
Pada hari pertama Lebaran, jumlah wisman yang berkunjung ke Pulau Penyengat tercatat sebanyak 1.700 orang. Angka tersebut meningkat pada hari kedua menjadi 2.500 wisman, dan kembali melonjak pada hari ketiga mencapai 3.000 wisman.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, terjadi peningkatan kunjungan sekitar 30 persen. Selain wisatawan domestik, pengunjung juga didominasi oleh wisatawan mancanegara, khususnya dari Singapura dan Malaysia.
Para wisatawan tidak hanya mengunjungi situs-situs bersejarah yang menjadi daya tarik utama Pulau Penyengat, tetapi juga menikmati beragam kuliner khas daerah yang tersedia di kawasan tersebut.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Tanjungpinang Kota AKP Monang P. Silalahi, S.H menyampaikan bahwa pihak kepolisian saat ini masih menggelar Operasi Ketupat Seligi 2026.
Ia menjelaskan, salah satu fokus operasi tersebut adalah memberikan pengamanan di lokasi-lokasi wisata guna memastikan kenyamanan dan keselamatan para wisatawan selama berkunjung. “Sejauh ini situasi di lokasi-lokasi wisata di wilayah hukum Polsek Tanjungpinang Kota masih kondusif dan tidak terdapat kejadian menonjol,” ujarnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau kepada para wisatawan agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, terutama saat menggunakan transportasi laut seperti pompong. Pengunjung diminta untuk menggunakan pelampung (life jacket) dan tidak memaksakan diri berangkat apabila kapasitas kapal telah melebihi batas maksimum.
Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui layanan Call Center 110, agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. (***)
Editor: Anwar






